Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
WASHINGTON, D.C. — Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan tajam terhadap Elon Musk di tengah meningkatnya ketegangan antara keduanya.
Trump menyatakan bahwa dirinya "tidak memikirkan Elon Musk" dan memilih untuk fokus pada isu-isu global seperti China, Rusia, dan Iran.
Komentar ini disampaikan Trump dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, Sabtu (7/6/2025), menyusul pernyataannya awal pekan ini yang menyebut Musk "menjadi gila" usai mengundurkan diri dari jabatan Kepala Departemen Efisiensi Pemerintahan AS (DOGE).
"Sejujurnya saya sangat sibuk menangani China, Rusia, dan Iran. Saya tidak memikirkan Elon Musk. Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya," kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari Sputnik.
Trump Bungkam soal Isu Narkoba dan Pemeriksaan Bisnis Musk
Ketika ditanya soal dugaan penggunaan narkoba oleh Musk, Trump enggan memberikan komentar lebih jauh. Ia juga menyatakan tidak mengetahui apakah ada penyelidikan terhadap bisnis-bisnis yang dimiliki Musk, seperti Tesla dan SpaceX.
Terkait kemungkinan pemutusan kontrak pemerintah dengan perusahaan-perusahaan milik Musk, Trump menyebut hal tersebut masih dalam proses evaluasi.
"Kami akan melihat semuanya. Ini menyangkut banyak uang dan subsidi. Jika tidak adil bagi negara, tentu akan kami tinjau," ungkap Trump.
Meski Elon Musk mundur, Trump menegaskan bahwa Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) tetap aktif dan berjalan sesuai rencana. Ia menyebut lembaga itu berhasil menghemat "ratusan miliar dolar" bagi negara.
"DOGE sama sekali belum selesai. Kami mengambil alih, dan banyak staf tetap bekerja di sana. Ini luar biasa," klaim Trump.
Trump pun menegaskan tidak ada rencana pertemuan dengan Musk dalam waktu dekat.
"Saya tidak punya rencana bicara dengan Musk," tegasnya.
Sebelumnya, hubungan antara Trump dan Musk merenggang setelah beberapa perbedaan pandangan soal subsidi energi, reformasi birokrasi, dan kebijakan fiskal.
Musk juga sempat dikabarkan menolak permintaan Trump untuk menjadi penasihat resmi Gedung Putih awal tahun ini.*
(bs/j006)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN