Wabup Asahan Tegas: Pengusaha Kayu Wajib Patuhi Aturan Tonase, Jaga Jalan Daerah
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
IRAN -Ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) kian memanas. Serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran memicu gelombang kecaman dan keresahan di seluruh dunia, termasuk di media sosial Indonesia.
Di platform X (sebelumnya Twitter), kata kunci 'Amerika' menduduki posisi teratas trending topic di Indonesia, disusul 'WW3' (World War 3) dengan lebih dari 5.600 tweet, dan 'PD 3' (Perang Dunia ke-3) dengan lebih dari 2.300 tweet, saat berita ini ditulis pada Minggu (22/6/2025).
Tagar global seperti #TrumpIsWarCriminal dan #Iran juga naik ke puncak trending dunia, dengan kata kunci "Iran" mencatat lebih dari 3,29 juta cuitan.
Netizen Panik: 'Belum Nikah, Sudah PD 3'
Kecemasan netizen Indonesia tergambar dalam berbagai cuitan. Banyak dari mereka merasa dunia tengah berada di ambang Perang Dunia III, hanya beberapa tahun setelah melewati pandemi global COVID-19.
"Mengebom suatu negara dan kemudian menyerukan perdamaian? Itu sama sekali bukan diplomasi, itu gaslighting dalam skala internasional. Selamat datang di PD3," tulis akun @corneliastagain.
"Kau memberi tahu aku bahwa kita selamat dari pandemi dunia dan sekarang harus bertahan hidup dari Perang Dunia ke-3 di usia awal 20-an," ungkap @erenfromtargets.
"Gw belum nikah, please..!!" tulis @ilhampid, menanggapi isu eskalasi perang dan potensi penggunaan nuklir.
Iran Kecam Serangan AS
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras tindakan militer AS terhadap tiga fasilitas nuklir di negaranya.
"Peristiwa pagi ini keterlaluan dan akan memiliki konsekuensi yang kekal," tulis Araghchi di X.
Ia menegaskan, berdasarkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Iran berhak melakukan pembelaan diri terhadap agresi militer.
"Iran memiliki semua pilihan untuk mempertahankan kedaulatan, kepentingan, dan rakyatnya," ujarnya tegas.
Dunia Memantau: Eskalasi atau Diplomasi?
Kondisi saat ini memicu kekhawatiran akan potensi konflik skala besar yang melibatkan banyak negara. Meski belum ada deklarasi resmi perang, tekanan meningkat dengan cepat. Banyak pihak internasional menyerukan de-eskalasi dan dialog diplomatik untuk menghindari bencana global.
Masyarakat dunia, termasuk warganet Indonesia, berharap agar krisis ini tidak berubah menjadi konflik berskala global seperti Perang Dunia III yang mereka khawatirkan.
(d/j006)
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengkaji penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita di te
EKONOMI