Belanja Negara Melonjak 25,7 Persen, Defisit APBN Awal Tahun Tembus Rp54,6 Triliun
JAKARTA Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 mengalami defisit Rp54,6 tril
EKONOMI
PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan secara tegas bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina, sebuah langkah bersejarah yang rencananya diumumkan secara resmi dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2025 mendatang.
Dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui akun media sosial X (@EmmanuelMacron) pada Jumat (25/7/2025), Macron menyebut keputusan ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Prancis dalam mewujudkan perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah.
"Sesuai dengan komitmen historis Prancis untuk menciptakan perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina," tulis Macron.
Fokus Utama: Gencatan Senjata dan Bantuan Kemanusiaan
Macron menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menghentikan perang di Gaza, memastikan gencatan senjata segera, serta memberikan bantuan kemanusiaan besar-besaran bagi warga sipil Palestina yang terdampak konflik.
"Kita perlu gencatan senjata segera, pembebasan semua penyandera, dan bantuan kemanusiaan besar untuk rakyat Gaza," lanjutnya.
Pembangunan Gaza dan Jaminan Keamanan Kawasan
Dalam pernyataannya, Macron juga menekankan pentingnya pembangunan kembali Gaza, demiliterisasi Hamas, serta pengakuan penuh terhadap negara Israel. Ia menilai, syarat ini penting untuk menjamin keamanan dan stabilitas jangka panjang di kawasan.
"Kita juga harus membangun Negara Palestina yang berkelanjutan, yang menerima demiliterisasinya serta mengakui Israel sepenuhnya," jelas Macron.
Komitmen Prancis untuk Perdamaian Timur Tengah
Macron menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa rakyat Prancis mendukung perdamaian di Timur Tengah dan menyampaikan tekadnya untuk melanjutkan proses diplomatik bersama para mitra internasional.
"Ini adalah tanggung jawab kita bersama – rakyat Prancis, Israel, Palestina, dan komunitas internasional – untuk membuktikan bahwa perdamaian adalah mungkin," ujar Macron.
Langkah ini diprediksi akan berdampak besar dalam konstelasi geopolitik Timur Tengah dan menjadi sinyal kuat bagi komunitas internasional untuk mendorong solusi dua negara yang inklusif dan berkelanjutan.*
JAKARTA Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 mengalami defisit Rp54,6 tril
EKONOMI
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam untuk berhatihati membeli produk asal Amerika Serikat (AS) yang masu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggunaan jet pribadi dari manta
HUKUM DAN KRIMINAL
GIANYAR Polres Gianyar melalui Polsek Tampaksiring memastikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan tepat sasa
NASIONAL
GIANYAR Polres Gianyar menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan pada Senin (23/2/2026) pukul 08.30 Wita di Lapangan Apel Tribrata. Kegiatan ini
NASIONAL
BANGKA Aktivitas penambangan timah diduga ilegal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang, Kabupaten B
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Denpasar menggelar patroli rutin di wilayah perairan kota ini,
NASIONAL
DENPASAR Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Denpasar Utara terus digencarkan jajaran kepolisian. Pada Minggu (22/2/2026),
NASIONAL
SUMBAWA Jalan Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Minggu (08/02/2026) malam mendadak ricuh. Rofinus Kaka alias Rofinus bin
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Di malam kelima bulan suci Ramadhan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunaikan Salat Tarawih bersama jajaran Kecamatan
PEMERINTAHAN