Desa Bogak Menuju Desa BERSINAR, BNN Perkuat Pencegahan Narkoba Berbasis Keluarga
BATU BARA Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperkuat hingga tingkat desa. Salah satunya melalui rapat koordin
PEMERINTAHAN
CHINA - Sebuah video menyentuh hati yang memperlihatkan seorang pengantar makanan di China menangis karena kelelahan bekerja selama lebih dari 10 jam per hari menjadi viral di media sosial. Video tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @chinaminutes dan kini telah menyita perhatian publik internasional.
Dalam video itu, pria berseragam kuning mencolok—identik dengan seragam kurir makanan—bercerita sambil menahan tangis. Ia mengungkapkan penyesalan mendalam karena putus sekolah di usia muda, dan kini harus menjalani hidup yang keras demi bertahan hidup.
"Aku mengantar makanan lebih dari sepuluh jam setiap hari. Rasanya seperti anjing. Tapi aku tak berani bermalas-malasan karena takut tak bisa makan," ujarnya pilu.
Penyesalan Masa Lalu dan Beban Hidup
Dengan suara bergetar, pria tersebut mengaku sangat menyesal karena tidak mendengarkan nasihat gurunya dulu. Saat remaja, ia merasa tahu segalanya dan memilih berhenti sekolah. Kini, ia menghadapi kenyataan pahit—harus bekerja keras tanpa kepastian, dan hidup dalam kelelahan fisik maupun batin.
"Jika bisa mengulang waktu, aku akan belajar lebih giat," tambahnya.
Lebih menyedihkan lagi, ia merasa gagal membahagiakan orang tuanya, dan tidak memiliki siapa pun untuk mencurahkan beban yang dipikulnya.
Netizen Tersentuh, Realita Hidup Tak Semua Tentang Mewah dan Impian
Video tersebut langsung memicu respons haru dari ribuan netizen. Banyak yang menyuarakan empati karena merasa mengalami situasi yang sama—bekerja keras bukan untuk mengejar mimpi, tetapi sekadar bertahan hidup.
"Suara pria ini bergetar bukan karena ia lemah, tapi karena ia menahan lapar, lelah, dan derita bertahun-tahun," komentar seorang netizen.
Netizen lain menyoroti kerasnya sistem kerja bagi kurir makanan di China. Satu keluhan saja bisa membuat mereka kehilangan seluruh upah harian. Tak jarang, mereka diminta melakukan lebih dari tugas utama, seperti membuang sampah atau memberikan layanan tambahan.
Cermin Realitas Sosial: Bukan Hanya Cerita di China
Kisah pilu pengantar makanan ini menjadi pengingat keras bahwa tidak semua orang memiliki kemewahan untuk bermimpi besar. Banyak yang terjebak dalam siklus kerja keras tanpa jeda, hanya untuk bertahan hidup dan menjaga harga diri di tengah dunia yang semakin kompetitif.*
(d/j006)
BATU BARA Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperkuat hingga tingkat desa. Salah satunya melalui rapat koordin
PEMERINTAHAN
MEDAN Lion Group mengoptimalkan konektivitas penerbangan dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, menuju Malaysia. Dua maskapai di bawah na
PARIWISATA
MEDAN Serapan dana tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk pemulihan pascabencana di Kota Medan masih menjadi perhatian pemerintah kota. W
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyerahkan bukti tambahan dalam perkara gugatan terkait legalisir ijazah Joko Widodo (
NASIONAL
BOGOR Klaster hunian mewah di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai dibongkar pada Rabu (30/9/2026). Pembongka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan drainase menggunakan Uditch di Jalan Bhayangkari, Kelurahan Indra Kasi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau proses revitalisasi SMP Negeri 6 di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Sei Tual
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama DPRD Kota Tanjungbalai menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubah
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Bunda Literasi Kota Tanjungbalai Mashadayani Mahyarudin menggelar kegiatan Sa
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menyegel salah satu bangunan di kawasan Water Front City karena tidak memiliki Persetujuan Bangun
PEMERINTAHAN