Mentan Laporkan Cadangan Beras Nasional Cukup untuk 324 Hari, Namun Anggaran Terbatas
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional Indonesia saat ini berada pada angka yang sang
EKONOMI
PYONGYANG - Publik dunia kembali dibuat penasaran dengan kemunculan Kim Ju-ae, putri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang kini tampil semakin menonjol dalam berbagai acara resmi.
Dari yang semula hanya disebut sebagai "putri tercinta," kini gelarnya meningkat menjadi "dihormati," sebuah istilah yang sarat makna dalam sistem politik tertutup Korea Utara.
Tak hanya itu, dalam sejumlah penampilan publik, Ju-ae bahkan kerap berada di depan sang ayah, sebuah simbol visual yang mempertegas posisinya dalam hierarki keluarga Kim.
Dalam parade militer maupun acara kenegaraan, gaya berpakaian Ju-ae juga berubah drastis. Ia kini tampil mengenakan jas gelap dan mantel bulu elegan, gaya khas yang biasa dikenakan Kim Jong Un sendiri.
Peningkatan status ini menimbulkan spekulasi luas bahwa Ju-ae tengah dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan Korea Utara, melanjutkan kekuasaan dinasti Kim yang telah berlangsung tiga generasi.
"Jika menampilkan dia di berbagai acara bersama ayahnya, itu membantu masyarakat menyadari bahwa akan ada suksesi keluarga secara langsung, bukan pengambilalihan oleh militer," ujar Donald Southerton, pakar politik Korea, seperti dikutip dari Daily Mail.
Perlakuan Khusus dan Penghormatan Tinggi
Dalam sebuah parade militer, kamera sempat menangkap momen saat seorang jenderal senior Korea Utara berlutut untuk membisikkan sesuatu kepada Ju-aeāsebuah gestur langka yang biasanya hanya diperuntukkan bagi Kim Jong Un.
Media pemerintah pun mulai menyebutnya sebagai "figur besar," meskipun hingga saat ini Ju-ae belum pernah berbicara di depan umum. Hal ini memperkuat analisis bahwa Kim Jong Un tengah membentuk narasi suksesi secara halus namun konsisten.
Gaya Hidup Elit dan Pendidikan Tertutup
Menurut laporan Dinas Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan, Ju-ae menjalani pendidikan tertutup di rumah (homeschooling) di ibu kota Pyongyang. Ia juga diketahui memiliki hobi elit seperti berkuda, bermain ski, dan berenang.
Keluarga Kim juga kerap menghabiskan waktu di kompleks liburan pribadi di pesisir Wonsan, Laut Jepang, yang dikenal sebagai salah satu tempat paling eksklusif dan tertutup di Korea Utara.
Langkah Strategis ke Depan
Para analis memandang kehadiran konsisten Ju-ae di berbagai acara militer dan diplomatik sebagai upaya mengukuhkan legitimasi politik keluarga Kim di mata rakyat Korea Utara dan sekutu utama seperti China. Penampilan publik Ju-ae bisa jadi merupakan sinyal kepada dunia luar bahwa suksesi dinasti Kim tidak akan berhenti di generasi ketiga.*
(wl/j006)
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional Indonesia saat ini berada pada angka yang sang
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2026 dalam rangka memberikan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang mera
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang meli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengkaji berbagai langkah penghematan untuk menghadapi dampak perang di Timur Tengah yang berpotensi m
POLITIK
MEDAN Umat Buddha di Sumatera Utara menyalurkan 300 paket bahan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Cilac
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengutuk keras teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang terdakwa kasus narkoba bernama Mahlul Ridha dilaporkan kabur usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Stabat, Kabup
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian segera mengusut dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhada
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehProf. Dr. Prudensius MaringKEKERASAN terhadap individu yang menyuarakan kritik publik hampir tidak pernah dipahami masyarakat sebagai p
OPINI