Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa AS akan mengambil alih peran utama dalam memperbaiki industri minyak Venezuela, yang disebutnya mengalami kegagalan total selama bertahun-tahun.
Dalam konferensi pers, Minggu (4/1/2026), Trump menyebut bahwa bisnis minyak Venezuela hampir tidak menghasilkan produksi sesuai potensi seharusnya.
"Seperti yang semua orang tahu, bisnis minyak di Venezuela telah mengalami kegagalan total dalam jangka waktu yang lama. Mereka hampir tidak memompa apa pun dibandingkan dengan apa yang seharusnya bisa mereka pompa," ujarnya.
Baca Juga:
Trump menekankan pemerintah AS akan melibatkan perusahaan-perusahaan minyak terbesar asal Amerika untuk masuk ke Venezuela, berinvestasi miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur minyak yang rusak, dan memulihkan kapasitas produksi.
"Kami akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak besar Amerika Serikat, yang terbesar di dunia, untuk masuk, menghabiskan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur minyak, dan mulai menghasilkan uang bagi negara," kata Trump.
Selain itu, Trump menyebut AS akan menjalankan pemerintahan Venezuela sementara hingga proses transisi kekuasaan yang aman, tepat, dan bijaksana dapat terlaksana.
Ia menegaskan bahwa tujuan kebijakan AS di Venezuela adalah mewujudkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela, termasuk jutaan warga Venezuela yang kini tinggal di Amerika Serikat.
"Kita tidak bisa mengambil risiko membiarkan pihak lain mengambil alih Venezuela tanpa memikirkan kesejahteraan rakyat Venezuela," tegas Trump.
Langkah ini mengikuti penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada awal Januari 2026, yang memicu ketegangan diplomatik internasional dan perhatian dunia terhadap cadangan minyak Venezuela yang terbesar di dunia.*
(dw/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.