Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau mahasiswa agar tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik, termasuk dalam aksi demonstrasi yang berpotensi digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Imbauan tersebut disampaikan menanggapi seruan BEM SI yang memberi tenggat waktu kepada pemerintah untuk mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah, sebelum menggelar aksi bertajuk "Reformasi Jilid II".
"Setiap kegiatan di masyarakat kami imbau agar dilaksanakan secara tertib," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga:
Sigit menegaskan bahwa Kepolisian akan memastikan setiap penyampaian pendapat di muka umum tetap berlangsung kondusif dan tidak mengganggu ketertiban masyarakat.
Menurut dia, kebebasan menyampaikan aspirasi merupakan hak warga negara, namun harus tetap dijalankan sesuai aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan gangguan keamanan.
"Polri akan terus menjaga agar setiap bentuk penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan aman," ujarnya.
Sebelumnya, BEM SI memberikan tenggat 18 hari kepada pemerintah untuk merespons persoalan ekonomi, khususnya pelemahan rupiah yang dinilai berdampak pada masyarakat.
Jika tidak ada langkah konkret, mahasiswa menyatakan siap menggelar aksi besar bertajuk Reformasi Jilid II.
Pemerintah melalui Istana sebelumnya juga telah merespons tuntutan tersebut dan meminta mahasiswa untuk tetap mengedepankan dialog dalam menyampaikan kritik.
Aksi dan rencana mobilisasi mahasiswa ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, termasuk kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dan bahan bakar.*
(km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.