Bundaran HI Jadi Pusat Demo Hari Ini, Ini Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa!
JAKARTA Sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indone
PERISTIWA
JAKARTA– Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan kekhawatirannya atas situasi geopolitik global yang memanas dalam beberapa bulan terakhir.
Melalui akun X-nya, @SBYudhoyono, SBY mengingatkan kemungkinan terjadinya Perang Dunia III jika upaya pencegahan tidak dilakukan secara nyata.
"Sebagai seseorang yang puluhan tahun mempelajari geopolitik, perdamaian, dan sejarah peperangan, terus terang saya cemas jika dunia mengalami prahara besar, apalagi jika itu Perang Dunia Ketiga," tulis SBY, Senin (19/1).Baca Juga:
SBY menilai pola konflik saat ini memiliki kemiripan dengan situasi yang memicu Perang Dunia I dan II.
Menurutnya, munculnya pemimpin yang agresif, persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar, dan ketegangan geopolitik adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai.
Mantan Presiden keenam RI itu menekankan bahwa doa saja tidak cukup untuk mencegah perang global.
"Perang total dan nuklir bisa memusnahkan peradaban. Tapi tidak cukup dengan doa, jika bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja sama menyelamatkan dunia," ujarnya.
SBY mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif menggelar Sidang Umum Darurat (Emergency UN General Assembly) untuk membahas langkah-langkah pencegahan krisis dunia, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia baru.
Meski menyadari PBB saat ini tidak berdaya, ia berharap organisasi internasional itu tidak membiarkan situasi memburuk.
Selain itu, SBY menegaskan pentingnya kesadaran global.
"Mungkin seruan ini seperti berseru di padang pasir, tetapi bisa menjadi awal kesadaran dan langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia," katanya.
Kondisi geopolitik dunia memang memanas, dengan konflik di Rusia-Ukraina, Thailand-Myanmar, Israel-Palestina, hingga ketegangan di Timur Tengah.
Ambisi Amerika Serikat, termasuk rencana mencaplok Greenland oleh Presiden Donald Trump, juga menambah ketegangan global.*
(d/dh)
JAKARTA Sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indone
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum memastikan adanya efisiensi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah
EKONOMI
JAKARTA Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti kasus dugaan suap terkait hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyeret Bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi kini tidak lagi menjadi satusatunya moda
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih mendalami peran mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dalam kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memperluas penyelidikan dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung menyerahkan uang tunai hasil pemulihan aset dan lelang barang rampasan negara senilai Rp1.029.874.376.628 kepada K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan akan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam penanganan kasus dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Republik Federal Jerman FrankWalter Steinmeier tiba di Jakarta dalam rangka kunjungan resmi kenegaraan dan akan bertemu
NASIONAL
MEDAN Sejumlah elemen mahasiswa di berbagai daerah dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 15 Juni 2026. Aksi tersebut berlangsu
PERISTIWA