BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Trump Bentuk Dewan Perdamaian untuk Selesaikan Konflik Gaza, Jadi Saingan DK PBB

Adam - Senin, 19 Januari 2026 16:29 WIB
Trump Bentuk Dewan Perdamaian untuk Selesaikan Konflik Gaza, Jadi Saingan DK PBB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (foto: @MOSSADil/X)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginisiasi pembentukan Dewan Perdamaian global yang bertugas menyusun kebijakan dan mengawasi pemulihan Gaza pascakonflik.

Delapan negara telah menerima undangan untuk bergabung, termasuk Hungaria, Vietnam, Australia, India, Yordania, Yunani, Siprus, dan Pakistan.

Menurut seorang pejabat AS yang namanya dirahasiakan, setiap negara anggota diminta memberikan kontribusi senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16 triliun.

Baca Juga:

Dana ini akan digunakan untuk membangun kembali wilayah Gaza yang hancur akibat perang selama dua tahun.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban dan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam menyatakan menerima undangan tersebut.

Beberapa negara lain, seperti Kanada, Turki, Mesir, Paraguay, dan Argentina, turut menerima informasi terkait inisiatif ini.

Jika resmi terbentuk, Dewan Perdamaian akan mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, membentuk komite di Gaza, mengirim aparat keamanan, melucuti senjata Hamas, dan mengawasi pembangunan kembali kawasan yang terdampak konflik.

Trump menegaskan bahwa negara yang menerima undangan akan dianggap sebagai "negara pendiri" Dewan Perdamaian.

"Dewan Perdamaian akan memulai pendekatan baru yang berani untuk menyelesaikan konflik global," kata Trump dalam surat undangan yang dikutip Associated Press.

Beberapa pihak menilai, dewan ini berpotensi menjadi saingan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), terutama di tengah menurunnya pengaruh PBB akibat pemotongan anggaran oleh pemerintahan Trump dan beberapa donor utama.

Selain itu, Trump juga telah merilis nama-nama anggota dewan, termasuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Menlu AS Marco Rubio, utusan khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, pebisnis Marc Rowan, penasihat politik Robert Gabriel, hingga menantu Trump, Jared Kushner.

Trump menyebut dewan ini sebagai "yang paling prestisius dan hebat yang bisa dikumpulkan saat ini," menunjukkan ambisi AS untuk memimpin upaya perdamaian dan rekonstruksi di Gaza secara global.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gus Yaqut di Paris 24 Hari, Padahal Konferensi Cuma 3 Hari: Strategi ‘Buying Time’ Jokowi?
Menag RI Menyalakan Lilin Perdamaian di Roma, Pemerhati Lintas Iman Memberi Apresiasi
Wali Kota New York Zohran Mamdani Teken Perintah Eksekutif, Kritik Israel Tak Lagi Dikategorikan Antisemitisme
Eksekusi dan Mediasi, PN Sinjai Akhiri 2025 dengan Catatan Damai
Diakui Global, Polri Peringkat 5 Dunia Kontributor Pasukan Perdamaian PBB
Setelah Puluhan Tewas, Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Akhiri Bentrokan Perbatasan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru