BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Kementerian Kesehatan Gaza Laporkan 11 Tewas dan 20 Luka-luka Akibat Serangan Israel di Tengah Gencatan Senjata

- Sabtu, 31 Januari 2026 18:37 WIB
Kementerian Kesehatan Gaza Laporkan 11 Tewas dan 20 Luka-luka Akibat Serangan Israel di Tengah Gencatan Senjata
Pasukan militer Israel terus membombardir Jalur Gaza hingga Tepi Barat Palestina di tengah gencatan senjata yang sedang berlangsung. (Foto: AFP/EYAD BABA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GAZA CITYRentetan serangan udara Israel kembali menghantam wilayah Jalur Gaza pada Sabtu (31/1/2026), menewaskan sedikitnya 11 orang dan melukai 20 lainnya.

Serangan terjadi saat gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat sejak Oktober 2025 masih berlaku.

Baca Juga:
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Barsh, menyatakan korban tewas termasuk warga sipil yang berada di tenda pengungsian dan sebuah apartemen.

"Israel terus melakukan pelanggaran serius terhadap perjanjian gencatan senjata di tengah kekurangan pasokan medis, obat-obatan, dan peralatan medis yang parah," ujar Barsh.

Menurut laporan pemerintah Gaza, tujuh korban berasal dari satu keluarga di selatan Jalur Gaza, termasuk seorang anak dan seorang lansia.

Para korban luka segera dirawat di rumah sakit di Gaza City dan Khan Younis.Gencatan senjata yang memasuki fase kedua pada Januari 2026 seharusnya mencakup perlucutan senjata Hamas, penarikan bertahap pasukan Israel, serta pengerahan pasukan stabilisasi internasional.

Namun, Israel dan Hamas terus saling menuduh melanggar kesepakatan tersebut.Selama gencatan senjata berlangsung, data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 509 orang tewas.

Hampir seluruh penduduk Gaza pernah mengungsi, dan ratusan ribu masih tinggal di tenda atau tempat penampungan sementara.

Konflik dua tahun terakhir telah menewaskan lebih dari 71.769 orang di wilayah kantong Palestina, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza yang diakui PBB.

Serangan terbaru ini menambah catatan panjang penderitaan warga Gaza, yang sebelumnya sudah menghadapi blokade, kekurangan kebutuhan dasar, dan kerusakan infrastruktur parah akibat konflik yang berkepanjangan.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Investor Asing Ramai-Ramai Jual Aset, Indonesia Kehilangan Rp12,55 Triliun Modal dalam Sepekan
Menhaj Tekankan Petugas Haji Daerah Maksimal Eselon IV, Tahun Lalu Masih Ada Kepala Daerah Jadi PHD
Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Bobby Nasution Pastikan Stok Pangan Sumut Aman dan Surplus Semua Komoditas Pokok
Kapan 1 Ramadhan 2026? Ini Prediksi Kalender Hijriah dan Penjelasan Pemerintah soal Sidang Isbat
DPRD Soroti Belanja Rp 28 Miliar untuk Event Organizer Gebyar Pajak, Minta Pemprov Sumut Tinjau Kembali Prioritas Anggaran
Puskesmas di Medan Kini Gunakan Sistem BLUD, Masyarakat Bisa Nikmati Layanan Cepat Tanpa Tunggu APBD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru