BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Islamabad yang Tewaskan 31 Orang, Putin Kutuk Tindakan ‘Biadab’

Adam - Sabtu, 07 Februari 2026 18:26 WIB
ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Islamabad yang Tewaskan 31 Orang, Putin Kutuk Tindakan ‘Biadab’
Presiden Rusia Vladimir Putin. (foto: wladimir_putin_/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

RUSIA – Sedikitnya 31 orang tewas dan 169 lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri di Masjid Imam Bargah Qasr-e-Khadijatul Kubra, Islamabad, Pakistan, saat salat Jumat (6/2/2026).

Kelompok Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menargetkan komunitas Syiah di ibu kota Pakistan.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut insiden ini sebagai tindakan "biadab" dalam pesan belasungkawa yang disampaikan kepada Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Baca Juga:

Putin menyatakan solidaritasnya kepada rakyat Pakistan dan menegaskan kesiapan Moskow untuk memperluas kerja sama di bidang penanggulangan terorisme.

"Pembunuhan terhadap orang-orang saat menjalankan ibadah keagamaan merupakan bukti lebih lanjut dari sifat terorisme yang biadab dan tidak berperikemanusiaan," kata Putin, dari Anadolu.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menjanjikan pihak berwenang akan menemukan dan mengadili para pelaku.

Wakil Perdana Menteri Ishaq Dar menegaskan, serangan ini merupakan "kejahatan keji terhadap kemanusiaan dan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip Islam."

Ledakan terjadi ketika pelaku dihentikan di gerbang masjid oleh petugas keamanan. Namun, bom meledak sebelum sempat dicegah sepenuhnya.

Salah satu jamaah, Imran Mahmood, menuturkan baku tembak terjadi antara pelaku dan relawan masjid sebelum ledakan terjadi.


Serangan ini menjadi yang paling mematikan di Islamabad sejak pemboman Hotel Marriott pada 2008.

Pakistan, yang mayoritas penduduknya Sunni, memiliki komunitas Syiah sekitar 10–15 persen dan kerap menjadi sasaran serangan sektarian.

Sementara itu, India menolak tudingan Islamabad yang menuding keterlibatannya dalam insiden tersebut, menyebut klaim itu "tidak berdasar" dan "tidak bermakna".

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Hari Ini Tertekan, Sektor Syariah dan LQ45 Kompak di Zona Merah
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Februari 2026 Turun Rp 100.000 Jadi Rp 2,856 Juta per Gram
Gempa Pacitan M6,2: Dampak Rusaknya Rumah Warga dan Wilayah Terdampak
“Beyond the Duty”: Menaker Yassierli Dorong Aparatur Kemnaker Memberikan Layanan Publik yang Bermakna bagi Masyarakat
Jokowi Tiba di Makassar, Disambut Elite PSI dan Wagub Sulsel Jelang Pidato di Rakernas Partai
Webinar Internasional Universitas Moestopo Bahas Peran AI dalam Komunikasi Publik dan Tantangan Etika Digital
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru