Bukan Tak Percaya Dokter Indonesia, Ini Alasan Naniek Deyang Pilih Berobat ke Luar Negeri
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
IRAN — Situasi di Selat Hormuz kian mencekam setelah sebuah kapal tanker minyak dilaporkan tenggelam akibat ditembak saat melintasi perairan strategis tersebut pada Minggu (1/3/2026).
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan tinggi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang memuncak menyusul serangan gabungan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/2/2026).
Laporan awal disiarkan televisi pemerintah Iran, yang menegaskan bahwa kapal tersebut kini telah tenggelam setelah dihantam peluru saat mencoba melewati jalur secara ilegal.Baca Juga:
Sampai saat ini, identitas kapal dan pihak yang melepaskan tembakan belum dikonfirmasi secara resmi.
Rekaman yang beredar menunjukkan asap hitam pekat membumbung dari badan kapal, sementara api melahap dek kapal.
Perlahan, kapal kehilangan stabilitas hingga akhirnya tenggelam di perairan yang dikenal sebagai urat nadi distribusi energi dunia.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia.
Sekitar seperempat pengiriman minyak global dan seperlima perdagangan gas alam cair dunia melewati perairan ini.
Setiap gangguan di selat langsung berdampak pada harga dan pasokan energi internasional.
Pemerintah Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebelumnya telah memperingatkan bahwa jalur tersebut tidak lagi aman.
IRGC bahkan menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal sipil menyusul eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Secara geografis, Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.
Pada titik tersempitnya, lebar selat hanya 33 kilometer, dengan jalur pelayaran sekitar 3 kilometer untuk masing-masing arah, menjadikan lalu lintas padat dan sangat rentan.
Posisi Iran di pantai utara memberi Teheran kendali signifikan atas jalur-jalur ekspor minyak dan gas.
Setiap gangguan dapat memengaruhi ekspor energi dari negara-negara OPEC seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak, serta ekspor LNG dari Qatar.
Menurut data Vortexa, sekitar 20 juta barel minyak mentah, kondensat, dan bahan bakar melewati Selat Hormuz setiap hari, dengan 82 persen ditujukan ke konsumen di Asia.
Insiden penembakan dan tenggelamnya kapal tanker di Selat Hormuz diperkirakan akan menimbulkan gejolak harga energi global.
Pasar internasional kini menyoroti ketegangan yang meningkat dan potensi gangguan pasokan minyak dan gas dari kawasan Teluk.
Sementara itu, komunitas internasional menunggu konfirmasi identitas kapal dan langkah-langkah diplomatik yang akan diambil oleh negara-negara terkait untuk menstabilkan situasi.*
(sr/ad)
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai mematangkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Istana Kepresidenan meminta Do
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNIPolri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta
NASIONAL
NIAS UTARA Budidaya rumput laut menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Nias Utara. Melihat potensi tersebut,
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil advokat Hotman Paris Hutapea terkait laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartaw
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan. Keputusan terseb
EKONOMI
BATU BARA PT INALUM (Persero) kembali membuka Program Magang Mahasiswa Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pen
PENDIDIKAN