4 Prajurit BAIS TNI Terdakwa Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
JAKARTA Empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa kasus dugaan percobaan pembunuhan bere
HUKUM DAN KRIMINAL
KUWAIT – Emir Kuwait, Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, mengecam serangan Iran terhadap negaranya yang telah menewaskan 12 orang sejak 28 Februari lalu.
Serangan ini dilakukan Iran sebagai balasan atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel di wilayah Republik Islam tersebut.
"Negara kita telah menjadi sasaran serangan brutal oleh negara Muslim tetangga, yang kita anggap sebagai teman, meskipun kita tidak mengizinkan penggunaan tanah, wilayah udara, atau pantai kita untuk tindakan militer apa pun terhadapnya. Kami telah berulang kali menyampaikan hal ini melalui saluran diplomatik," kata Sheikh Meshal dalam pidato yang disiarkan televisi Kuwait, Selasa (10/3).Baca Juga:
Penguasa Kuwait menegaskan hak penuh negara untuk membela diri.
Pernyataan ini disampaikan pertama kali sejak serangan Iran dimulai, menegaskan posisi Kuwait menghadapi eskalasi ketegangan di Teluk.
Selain Kuwait, Qatar juga menyuarakan kecaman keras.
Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim bin Jaber Al Thani, menyebut serangan Iran sebagai "pengkhianatan besar" terhadap negara-negara Teluk.
"Mungkin hanya satu jam setelah dimulainya perang, Qatar dan negara-negara Teluk lainnya langsung diserang," ungkap Sheikh Mohammed dalam wawancara dengan Sky News, Senin (9/3).
Ia menambahkan, eskalasi ini terjadi meskipun Qatar dan negara Teluk lain menyatakan tidak akan ikut serta dalam konflik melawan Iran dan telah berupaya mencari solusi diplomatik.
Sheikh Mohammed menekankan bahwa Iran terus melanjutkan serangan meski Presiden Masoud Pezeshkian sebelumnya telah meminta maaf dan menjamin negara-negara Teluk tidak menjadi target selama tidak menyerang Iran.
"Kesalahan perhitungan Iran untuk menyerang negara-negara Teluk telah menghancurkan segalanya. Qatar sepenuhnya menolak dalih eskalasi militer yang digunakan oleh Republik Islam itu," tegasnya.
Dengan meningkatnya ketegangan ini, kawasan Teluk kini menghadapi risiko konflik yang lebih luas, sementara komunitas internasional terus mengamati langkah diplomatik yang mungkin ditempuh untuk meredakan situasi.*
JAKARTA Empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa kasus dugaan percobaan pembunuhan bere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi menanggapi langkah hukum yang ditempuh Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa dalam perkar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ratusan anak muda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam satu panggung untuk bercerita tentang Indonesia melalui film
ENTERTAINMENT
BATU BARA Aksi tawuran yang diduga melibatkan sejumlah remaja kembali terjadi di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia dengan menggelar
KESEHATAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Jakarta Utara, Bebizie Sri Mulyati, sebagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghormati proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap dua pegawa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perumda Tirtanadi menghadirkan sejumlah kebijakan baru untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih. Kebijakan it
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengerahkan personel kepolisia
NASIONAL
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, gembong narkoba yang menjadi buronan sejak November 2025. MR ditan
HUKUM DAN KRIMINAL