BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Senator AS ‘Gertak’ Arab Saudi: Ikut Serang Iran atau Rasakan Konsekuensi!

Nurul - Selasa, 10 Maret 2026 21:47 WIB
Senator AS ‘Gertak’ Arab Saudi: Ikut Serang Iran atau Rasakan Konsekuensi!
Senator Amerika Serikat dari Partai Repulik Lindsey Graham. (Foto: Dok. AFP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTASenator Amerika Serikat Lindsey Graham mendorong Arab Saudi untuk ikut bergabung dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Pernyataan ini disampaikan Graham melalui akun media sosialnya, yang dikutip dari The Hill, Senin (9/3/2026).

Graham menilai, partisipasi Arab Saudi akan menguntungkan kedua pihak dan menjadi bagian dari upaya untuk "mengakhiri rezim Iran."

Baca Juga:

Ia mempertanyakan komitmen negara tersebut dalam perjanjian pertahanan dengan AS, mengingat Arab Saudi menolak menggunakan kekuatan militernya secara langsung dalam operasi yang dianggap strategis oleh Washington.

"Sepengetahuan saya, Arab Saudi menolak untuk menggunakan militer mereka yang mumpuni sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri rezim Iran," tulis Graham.

"Pertanyaannya, mengapa AS harus membuat perjanjian pertahanan dengan negara yang tidak mau bergabung dalam pertempuran yang menguntungkan kedua belah pihak?" tambahnya.

Senator asal Carolina Selatan ini juga menyinggung kesepakatan pertahanan senilai 142 miliar dollar AS antara AS dan Arab Saudi, yang mencakup penyediaan jet tempur F-35 serta peralatan perang canggih lainnya.

Menurut Graham, warga Amerika tewas dan anggaran miliaran dollar AS telah digunakan untuk menggulingkan rezim Iran, namun Arab Saudi dianggap belum berpartisipasi secara signifikan.

Graham menegaskan bahwa jika Arab Saudi menolak terlibat, konsekuensi akan mengikuti. Ia berharap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) lebih terlibat dalam operasi militer ini karena konflik berlangsung di wilayah mereka.

Selain itu, Graham menekankan hubungannya yang dekat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat Mossad, yang menurutnya memberikan informasi yang tidak diungkapkan pemerintah AS.

Selama kunjungannya ke Timur Tengah, Graham juga memberikan arahan kepada Netanyahu terkait strategi melobi presiden AS agar mengambil tindakan militer terhadap Iran.

"Jika Anda tidak bersedia menggunakan militer Anda sekarang, kapan Anda bersedia menggunakannya? Semoga ini segera berubah. Jika tidak, konsekuensi akan menyusul," tegas Graham.

Pernyataan Graham ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional dan menjadi sorotan internasional terkait keamanan Timur Tengah serta peran Arab Saudi dalam konflik yang berpotensi meluas.*

(k/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas dan Aparat Gabungan Menyisir Kampung-Kampung di Belawan yang Diduga Rawan Narkoba
Kenaikan Telur Ayam di Sumut, Asahan Paling “Tersengat” Rp 35 Ribu per Kg
Rektor Baru UIN Padangsidimpuan Dilantik, ISNU dan GP Ansor Beri Apresiasi
Pasar Terkerek, Rupiah Ditutup Lebih Kuat Didukung Sentimen Geopolitik
Iran Tawarkan Akses Bebas Melintas Selat Hormuz, Syaratnya Usir Diplomat AS dan Israel!
Trump Klaim “Perang Hampir Selesai”, Iran Ogah Dikendalikan: Masa Depan Kawasan Ini di Tangan Kami
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru