Kuasa Hukum PT PMM Bantah Tuduhan Tak Kooperatif, Serahkan Dokumen Ekspor ke Kejagung
JAKARTA Kuasa hukum PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM), Poltak Silitonga, membantah tudingan bahwa perusahaannya tidak kooperatif dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – DPR RI menyoroti isu perjanjian akses wilayah udara Indonesia oleh militer Amerika Serikat (AS). Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menegaskan bahwa setiap kerja sama pertahanan harus tetap mengedepankan prinsip kedaulatan negara.
Sukamta mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi isu strategis tersebut. Ia meminta publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya penjelasan resmi dari pemerintah.
"Namun terlepas dari itu, kami memegang teguh prinsip bahwa kepentingan nasional dan kedaulatan negara harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan," ujar Sukamta dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).Baca Juga:
Ia menegaskan, Indonesia terbuka terhadap kerja sama pertahanan dengan berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Namun, kerja sama tersebut harus tetap berada dalam koridor kepentingan nasional dan tidak mengganggu prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Menurutnya, DPR memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan pertahanan dan hubungan luar negeri. Karena itu, setiap perjanjian strategis yang berdampak pada kedaulatan negara harus melalui mekanisme konsultasi dengan DPR.
"Seluruh kerja sama harus menghormati prinsip kedaulatan serta tidak mengganggu kebijakan politik luar negeri bebas aktif," tegasnya.
Sukamta juga menyoroti bahwa ruang udara Indonesia merupakan bagian tak terpisahkan dari kedaulatan negara. Oleh sebab itu, setiap aktivitas penerbangan asing, khususnya yang bersifat militer, wajib melalui prosedur ketat seperti diplomatic clearance dan security clearance.
Ia menegaskan tidak ada dasar hukum yang memperbolehkan pemberian akses bebas tanpa batas kepada pihak asing di wilayah udara Indonesia.
Isu ini mencuat setelah beredarnya dokumen yang disebut berasal dari Departemen Pertahanan AS terkait rencana pemberian akses lintasan udara menyeluruh bagi pesawat militer AS di wilayah Indonesia.
Dokumen tersebut dikaitkan dengan pertemuan antara Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington beberapa waktu lalu, yang disebut-sebut berkaitan dengan strategi militer di kawasan Indo-Pasifik.
Sukamta menilai transparansi pemerintah sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menghindari kesalahpahaman, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
"Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan yang utuh, proporsional, dan berbasis fakta," tutupnya.*
JAKARTA Kuasa hukum PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM), Poltak Silitonga, membantah tudingan bahwa perusahaannya tidak kooperatif dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT QMB New Energy Materials meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level STAR 4 (Bintang 4) berkat program tanggung ja
NASIONAL
JAKARTA Polisi menangkap pasangan suami istri berinisial RM dan ER, pemilik wedding organizer (WO) Marwah yang diduga menipu puluhan pas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kasus kekerasan seksual yang melibatkan pengasuh Padepokan Padang Ati di Pekalongan kembali memicu keresahan publik. Peristiwa i
NASIONAL
SOLO Pakar linguistik Universitas Sebelas Maret (UNS), Miftah Nugroho, menilai Indonesia belum siap menerapkan pengajaran bahasa Prancis
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Momentum Idul Adha tidak sematamata dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, umat Islam diajak un
AGAMA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 Buddhis Era (BE) kepada seluruh umat Buddha di Indon
NASIONAL
MAKKAH Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyatakan proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan dimula
AGAMA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Minggu, 31 Mei 2026, terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perd
EKONOMI
SORONG Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menegaskan pemerintah terus berupaya memastikan seluruh ana
PENDIDIKAN