Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BERLIN – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) kembali memicu perdebatan besar di dunia jurnalisme Jerman setelah surat kabar Tagesspiegel menarik sementara sejumlah artikel opini yang ditulis salah satu kolumnisnya, Stephan-Andreas Casdorff, karena diketahui menggunakan AI dalam penyusunannya.
Redaksi Tagesspiegel menyebut AI hanya sebagai alat bantu, bukan pengganti kerja inti jurnalistik.
Sikap itu disampaikan untuk meredam kontroversi yang berkembang di kalangan media dan publik.
Baca Juga:
"Bagi ruang redaksi kami, AI adalah alat yang membantu kami menyederhanakan sekaligus meningkatkan beberapa langkah dalam proses editorial. Namun, AI jelas bukan alat yang diizinkan untuk mengambil alih inti pekerjaan kami."
Langkah penarikan artikel dilakukan setelah Casdorff, mantan pemimpin redaksi dan penerbit surat kabar tersebut, mengakui bahwa ia menggunakan AI dalam penulisan opini tanpa mengungkapkannya kepada redaksi maupun pembaca.
Pria berusia 67 tahun itu menyampaikan permintaan maaf terbuka.
"Saya telah melakukan kesalahan besar, merusak reputasi publikasi ini dan reputasi saya sendiri," kata Casdorff.
"Untuk itu, saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Saya menggunakan AI dalam teks-teks tersebut. Seharusnya saya mengungkapkan hal itu, dan karena itu, saya tidak membiarkan artikel-artikel tersebut diterbitkan."
Redaksi Tagesspiegel kemudian menghapus sejumlah artikel dari laman mereka sambil menunggu hasil pemeriksaan internal lebih lanjut.
Kasus ini memperkuat perdebatan yang sudah berlangsung lama di dunia media Jerman mengenai batas penggunaan AI dalam jurnalisme, terutama untuk konten opini.
Beberapa hari sebelumnya, media Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ) juga menghadapi situasi serupa setelah diketahui bahwa sebuah artikel opini yang ditulis Perdana Menteri Negara Bagian Thüringen, Mario Voigt, dibuat dengan bantuan AI.
Menurut peneliti media Universitas Leipzig, Vera Katzenberger, kasus seperti ini menyentuh inti persoalan jurnalisme.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.