Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA -Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapatkan alokasi pagu anggaran yang lebih besar dari yang diajukan untuk tahun anggaran 2025. Dalam rapat kerja (raker) yang digelar di ruang rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen TNI (Purn) M. Herindra mengungkapkan bahwa pagu anggaran untuk Kemenhan dan TNI mencapai Rp165,1 triliun.
Angka tersebut merupakan kenaikan signifikan dari usulan pagu indikatif awal yang diajukan sebesar Rp155,9 triliun. “Berdasarkan surat Menteri Keuangan dan Bappenas, Kemhan dan TNI mendapat pagu anggaran tahun anggaran 2025 sebesar Rp165,16 triliun,” ujar Herindra dalam rapat, Selasa (3/9/2024).
Rincian alokasi anggaran untuk berbagai komponen dalam Kemenhan dan TNI adalah sebagai berikut: Kementerian Pertahanan memperoleh anggaran sebesar Rp53,95 triliun, yang mencakup 112,16 persen dari usulan yang diajukan. Sementara itu, Mabes TNI mendapatkan alokasi sebesar Rp11,16 triliun, atau 26,26 persen dari usulan awal.
TNI Angkatan Darat (AD) memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp57,006 triliun, yang merupakan 34,98 persen dari usulan anggaran. TNI Angkatan Laut (AL) mendapatkan Rp24,75 triliun, setara dengan 44,67 persen dari usulan. Terakhir, TNI Angkatan Udara (AU) dialokasikan Rp18,28 triliun, atau 41,07 persen dari usulan awal.
Pagu anggaran untuk tahun 2025 ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan pagu indikatif yang diajukan sebelumnya. Kemenhan mengusulkan anggaran sebesar Rp55,89 triliun, sementara Mabes TNI mengusulkan sebesar Rp9,23 triliun. TNI AD, TNI AL, dan TNI AU masing-masing mengusulkan anggaran sebesar Rp54,61 triliun, Rp20,06 triliun, dan Rp16,19 triliun.
Kenaikan alokasi anggaran ini diharapkan dapat mendukung berbagai program dan kebutuhan strategis Kemenhan serta TNI dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara. Rapat kerja ini merupakan bagian dari proses pemantauan dan evaluasi anggaran oleh Komisi I DPR RI, untuk memastikan bahwa alokasi anggaran yang diterima sesuai dengan kebutuhan dan prioritas nasional.
Dengan pagu anggaran yang telah disetujui, Kemenhan dan TNI diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan dana untuk meningkatkan kapasitas pertahanan dan keamanan negara, serta menyukseskan berbagai program strategis yang telah direncanakan.
(N/014)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA