MBG: Menjaga Kepercayaan Publik
OlehMariman DartoBADAN Gizi Nasional (BGN) terus melakukan langkah proaktif melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak) terhadap satuan p
OPINI
JAKARTA -Santan sering kali dianggap sebagai bahan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral serta lemak nabati yang baik untuk tubuh.
Namun, cara memasak yang salah dapat mengubah kandungan santan yang sehat menjadi berbahaya bagi tubuh.
Meskipun santan banyak dikonsumsi dalam berbagai hidangan, seperti opor ayam dan sayur lodeh, terdapat anggapan bahwa santan bisa meningkatkan kadar kolesterol tinggi dan menimbulkan masalah kesehatan lainnya.
Namun, santan tetap sehat jika diolah dengan benar.
Sebaliknya, kesalahan dalam memasak santan bisa membuatnya berubah menjadi lemak jenuh yang berbahaya.
Kesalahan dalam Memasak Santan yang Perlu Dihindari
Berikut tiga kesalahan yang perlu dihindari saat memasak santan agar manfaatnya tetap terjaga:
Memasak Santan Terlalu Lama
Memasak santan lebih dari tiga menit hingga mendidih bisa mengubah lemak baik dalam santan menjadi lemak jenuh.
Lemak jenuh ini berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Disarankan untuk memasukkan santan di akhir proses memasak dan tidak memanaskannya lebih dari tiga menit, seperti saat membuat sayur lodeh.
Memanaskan Santan Berulang Kali
Memanaskan santan berulang kali bisa membuatnya mengandung lemak jahat.
Proses pemanasan berulang kali akan memunculkan lapisan minyak pada santan, yang bisa menyebabkan obesitas dan penyakit kardiovaskular.
Sebaiknya masak santan dalam jumlah yang cukup, dan jika ada sisa, simpan di kulkas dan panaskan hanya sekali saja.
Mengolah Santan dengan Bahan Tinggi Kolesterol
Santan tidak langsung menyebabkan kolesterol tinggi, namun sering kali dipadukan dengan bahan lain yang mengandung kolesterol tinggi, seperti daging, telur, atau jeroan.
Kombinasi ini berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan menyebabkan obesitas.
Selain itu, makanan manis bersantan, seperti cendol yang mengandung gula merah berlebihan, juga dapat menambah asupan kalori yang tidak sehat.
Meskipun santan memiliki banyak manfaat kesehatan, cara memasaknya yang salah dapat mengubahnya menjadi lemak jenuh yang merugikan.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, hindari kesalahan-kesalahan dalam memasak santan dan pastikan pengolahannya dilakukan dengan benar agar tetap sehat.
(km/n14)
OlehMariman DartoBADAN Gizi Nasional (BGN) terus melakukan langkah proaktif melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak) terhadap satuan p
OPINI
JAKARTA PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengajukan K
EKONOMI
MEDAN Suasana ceria dan penuh rasa ingin tahu mewarnai kunjungan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan ke kapal TNI Angka
PEMERINTAHAN
MEDAN Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Syahputra Simatupang, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Sumut Tahun Buk
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Sumut (Perseroda) terus dipacu untuk naik kelas. Hal itu ditegaskan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Na
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI PT Bank Sumut melalui Bank Sumut Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan menggelar Manasik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, memimpin apel bulanan pemerintahan Kota Tanjungbalai di Lapangan Kanto
PEMERINTAHAN
TAPUT Sekitar 30 hektare lahan persawahan di Desa Sibulanbulan, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, masih bel
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menekankan bahwa perang terhadap narkoba tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi jug
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmennya untuk menyediakan hunian yang lebih layak bagi masyarakat yan
PEMERINTAHAN