Bahlil Pastikan Mayoritas Gas LNG Abadi Masela untuk Dalam Negeri, Investasi Tembus Rp342 Triliun
TANIMBAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan nilai investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Li
NASIONAL
JAKARTA – Hingga kini, perdebatan tentang apakah pembalut bekas menstruasi harus dicuci terlebih dahulu sebelum dibuang atau langsung dibuang begitu saja masih menjadi topik hangat di kalangan perempuan. Beberapa bahkan mengaitkan hal ini dengan kepercayaan mistis, seperti anggapan bahwa darah menstruasi yang tidak dicuci bisa digunakan untuk hal-hal negatif.
Menanggapi hal tersebut, Heni Indrayati, Corporate Planning Division Head of PT. Uni-Charm Indonesia Tbk, menegaskan bahwa tidak ada kewajiban untuk mencuci pembalut bekas sebelum dibuang.
"Sebenarnya itu tergantung dari kebiasaan masing-masing orang tersebut," ujar Heni , Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025).
Menurut Heni, setiap orang memang memiliki cara berbeda dalam membuang pembalut bekas, namun yang lebih penting adalah menjaga kebersihan. "Tetapi yang penting menjaga kebersihan. Kebersihannya setelah digunakan, pembalut tersebut digunakan, jangan sampai berceceran," tambahnya.
Selain Heni, dr. Beeleonie, seorang Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), juga memberikan penjelasan terkait isu ini. Ia menyarankan agar perempuan tidak mencuci pembalut bekas menstruasi. "Mencuci pembalut sebenarnya tak berguna, karena itu tidak berdampak apapun, baik untuk lingkungan maupun untuk si pribadi itu sendiri," ungkap dr. Beeleonie.
Lebih lanjut, dr. Beeleonie menjelaskan bahwa mencuci pembalut bisa menambah potensi penyebaran penyakit. "Justru itu malah menjadi potensi sumber penyakit, karena tangan ini kita gunakan untuk megang-megang lain termasuk makanan. Jadi, kita langsung lipat (dan buang) akan jauh lebih higienis," katanya.
Dengan adanya pandangan dari kedua ahli ini, penting untuk diingat bahwa menjaga kebersihan diri dan lingkungan pasca-menstruasi lebih krusial daripada berlarut-larut membicarakan apakah pembalut bekas perlu dicuci atau tidak.*
(km/J006)
TANIMBAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan nilai investasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Li
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela merupakan proyek p
NASIONAL
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengalokasikan bantuan sebesar Rp801,025 miliar untuk sektor pertanian dan perkebun
EKONOMI
GUNUNGSITOLI Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan pembangunan gudang logistik di kawasan Pelabuhan Ro
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menargetkan Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labur
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian menyoroti persoalan pendapatan kepala daerah yang dinilai belum s
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat menghadiri secara langsung acara groundbreaking proyek
EKONOMI
JAKARTA Gelaran Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga yang menyita perhatian masyarakat dunia, tetapi juga memberikan damp
EKONOMI
BOGOR Pemerintah Kota Bogor bersama sejumlah organisasi dan komunitas akan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026. Acara
OLAHRAGA
MEDAN Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem terus melakukan pembenahan layanan kesehatan jiwa dengan menghadirkan berbagai inovasi ber
KESEHATAN