BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Paparan Suara Keras Bisa Rusak Pendengaran, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Menurut Dokter THT

Raman Krisna - Jumat, 25 Juli 2025 13:45 WIB
Paparan Suara Keras Bisa Rusak Pendengaran, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Menurut Dokter THT
ilustrasi sound horeg (foto: bincang syariah)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Untuk mengurangi dampak negatif paparan suara keras, dr. Luthfi menyarankan agar menjauh dari sumber suara keras sejauh mungkin. Sebagai contoh, berada satu hingga dua meter lebih jauh dari sumber suara dapat menurunkan intensitas suara yang diterima oleh telinga.

Bagi bayi yang terpapar suara keras, dr. Luthfi menyarankan untuk segera menjauhkan mereka dari lokasi bising atau menggunakan penutup telinga yang dirancang untuk bayi, seperti earplug atau earmuffs.

Jika setelah terpapar suara keras seseorang merasa telinga berdenging atau pendengarannya berkurang, dr. Luthfi menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter THT. "Jika gejala-gejala tersebut muncul, segera lakukan pemeriksaan ke dokter THT untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Tanda-Tanda Gangguan Pendengaran Jangka Panjang

Paparan suara keras secara terus-menerus bisa menimbulkan gejala jangka panjang yang perlu diwaspadai. Tanda-tanda gangguan pendengaran tersebut termasuk telinga berdenging dalam waktu lama dan kesulitan memahami percakapan, terutama di lingkungan yang bising. Gangguan keseimbangan juga bisa muncul jika kerusakan terjadi di area pusat keseimbangan telinga (Vestibular).

Luthfi mengingatkan bahwa kerusakan akibat suara keras bersifat progresif dan tidak dapat diperbaiki. "Sel-sel rambut koklea tidak bisa beregenerasi sendiri, sehingga dampaknya akan terus berkembang seiring waktu," tegasnya.*

(at/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru