PEKANBARU – Akademisi Rocky Gerung menaruh perhatian serius terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menekankan pentingnya aspek kebersihan dan keamanan dapur sebagai titik awal keberhasilan program ini dalam menciptakan generasi yang cerdas dan sehat.
Rocky menyampaikan pandangannya saat meninjau dapur Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) milik Satuan Brimob Polda Riau di Kota Pekanbaru, Jumat (3/10/2025).
Dalam kunjungan itu, ia didampingi oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
"Untuk menyaksikan satu event yang memungkinkan kita percaya bahwa niat baik Pak Presiden Prabowo untuk menghasilkan generasi yang berpikir bisa dimulai dengan keamanan di dapur-dapur SPPG. Itu intinya," ujar Rocky.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tak hanya bergantung pada suplai makanan, tetapi juga pada proses distribusi dan pengolahan yang higienis.
"Pencernaan kita itu sebetulnya tidak dimulai di mulut lalu dibuang di anus. Pencernaan kita dimulai di pintu dapur SPPG," ucap Rocky, menekankan pentingnya kualitas makanan sejak dari proses pengolahan.
Program makan bergizi gratis merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama di sekolah-sekolah.
Dapur-dapur SPPG di berbagai daerah, termasuk Riau, telah dibangun untuk mendukung distribusi makanan sehat dan aman ke lembaga pendidikan.
Rocky Gerung menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Polda Riau, yang membangun dapur-dapur SPPG dengan sistem pengawasan ketat, melibatkan tenaga ahli serta pekerja profesional untuk memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi dan kesehatan.
Selain meninjau dapur pusat, Rocky dan Kapolda Riau juga mengunjungi beberapa sekolah penerima program MBG di Kota Pekanbaru.
Di antaranya TK Kemala Bhayangkari, SDN 99, SDN 152, dan SDN 22. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung distribusi makanan serta dampaknya terhadap siswa.
Dalam kunjungannya, Rocky juga menyuarakan harapan agar program MBG tetap dilanjutkan secara konsisten dan berkelanjutan, dengan pengawasan yang transparan.
Ia meyakini, melalui pendekatan sistemik dari dapur hingga ke piring siswa, program ini dapat menghasilkan generasi masa depan Indonesia yang sehat secara fisik dan cerdas secara intelektual.*