BREAKING NEWS
Rabu, 30 September 2026

Puan Maharani Desak Pemerintah Perkuat Sistem Kesehatan Usai Lonjakan Kasus Influenza A

Abyadi Siregar - Sabtu, 18 Oktober 2025 12:13 WIB
Puan Maharani Desak Pemerintah Perkuat Sistem Kesehatan Usai Lonjakan Kasus Influenza A
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Foto: dpr.go.id/Dok/Andri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti peningkatan signifikan kasus Influenza A di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

Ia menilai situasi ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk segera memperkuat sistem kesehatan nasional agar mampu merespons ancaman penyakit menular secara cepat dan terkoordinasi.

Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus Influenza A, khususnya tipe H3N2, menunjukkan tren peningkatan di sejumlah wilayah.

Baca Juga:

Meski belum ada laporan resmi mengenai daerah dengan jumlah kasus tertinggi, wabah serupa juga tengah melanda beberapa negara di Asia Tenggara.

"Lonjakan kasus Influenza A ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Jika tidak ditangani serius, hal ini bisa membebani fasilitas kesehatan dan mengancam keselamatan masyarakat secara luas," ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/10).

Puan menegaskan pentingnya penguatan sistem kewaspadaan dini di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, untuk memastikan deteksi dini dan penanganan cepat bagi pasien dengan gejala flu berat.

"Pemerintah harus segera merespons dengan langkah konkret. Penguatan sistem deteksi, respons cepat, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi keharusan agar kasus ini tidak meluas," tegasnya.

Selain upaya medis, Puan juga menyoroti pentingnya edukasi publik mengenai pencegahan penularan influenza, termasuk penerapan protokol kesehatan yang selama ini mulai diabaikan masyarakat.

"Masyarakat harus terus diingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti memakai masker di tempat ramai, menjaga sirkulasi udara, serta melakukan vaksinasi influenza bila tersedia," tambahnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, kelompok anak-anak dan lansia merupakan pihak yang paling rentan terhadap infeksi berat akibat influenza A. Karena itu, ia meminta pemerintah untuk menjamin ketersediaan obat, fasilitas kesehatan, dan vaksin flu bagi kelompok berisiko tinggi.

"Pemerintah perlu memperkuat langkah pencegahan tambahan dengan vaksinasi flu bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan penderita penyakit bawaan," imbuhnya.

Lebih jauh, Puan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan kementerian terkait dalam menghadapi lonjakan penyakit musiman ini. Ia menilai faktor lingkungan seperti polusi udara dan kepadatan hunian juga berkontribusi terhadap penyebaran virus.

"Sinergi antar lembaga harus diperkuat. Peningkatan kasus Influenza A ini menjadi pengingat penting bahwa investasi pada ketahanan sistem kesehatan nasional tidak boleh berhenti," tuturnya.

Puan menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa meski sering dianggap ringan, influenza bisa berdampak serius bila tidak ditangani dengan tepat.

"Sistem kesehatan kita harus selalu siap menghadapi penyakit musiman seperti influenza. Jangan sampai kita lengah terhadap penyakit yang tampak sepele, tapi berpotensi menimbulkan dampak besar bagi masyarakat," pungkasnya.*

(kp/M/006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Yang Sudah Diketahui soal Kasus Cesium-137 di Cikande: Dari Penolakan Udang hingga Dekontaminasi
Kemenkes Dorong RS Rujukan Perkuat Layanan Stroke
Kemenkes Gelar ASEAN Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta: Promosikan Hidup Sehat dan Solidaritas Regional
Presiden Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Dibangun dalam Empat Tahun
Ancam Nyawa 2 Orang Setiap 5 Menit, Bobby Nasution Teken Komitmen Percepatan Eliminasi TBC Bersama Tujuh Gubernur Lainnya
Kemenkes Respons Isu dr. Piprim Tak Bisa Layani Pasien BPJS di RSCM
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru