BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Dana Rp3 Miliar Digelontorkan, Pasien Masih Keluhkan Pelayanan Puskesmas Susua

Daniel Simanjuntak - Jumat, 06 Maret 2026 16:23 WIB
Dana Rp3 Miliar Digelontorkan, Pasien Masih Keluhkan Pelayanan Puskesmas Susua
Puskesmas Susua, Kabupaten Nias Selatan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS SELATAN – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Susua, Kabupaten Nias Selatan, menjadi sorotan setelah sejumlah kajian pelayanan kesehatan menunjukkan masih adanya keluhan dari pasien terhadap mutu layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut pada periode 2022–2023.

Dalam kurun waktu dua tahun itu, puskesmas tersebut mengelola dana yang bersumber dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan total nilai lebih dari Rp3 miliar.

Namun di balik peningkatan anggaran tersebut, dinamika pelayanan di lapangan memunculkan sejumlah catatan.

Baca Juga:

Sebuah kajian mengenai pelayanan kesehatan di Puskesmas Susua mencatat bahwa sebagian responden menilai standar pelayanan di beberapa unit layanan belum berjalan optimal.

Penilaian itu mencakup pelayanan pendaftaran, pelayanan poli umum, hingga pelayanan farmasi.

Pada unit pendaftaran, misalnya, lebih dari separuh responden menilai standar pelayanan yang diterapkan belum berjalan baik.

Penilaian serupa juga muncul pada pelayanan poli umum dan pelayanan farmasi yang menurut sebagian pasien belum sepenuhnya memenuhi harapan mereka.

Kajian tersebut juga menunjukkan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan di puskesmas tersebut masih menjadi perhatian.

Sejumlah responden menyatakan belum puas terhadap pelayanan yang diterima, baik dari sisi waktu tunggu pelayanan maupun ketersediaan sarana dan fasilitas.

Selain itu, data kajian yang sama menunjukkan bahwa rata-rata kunjungan pasien di Puskesmas Susua dalam dua tahun terakhir berada di kisaran puluhan orang setiap bulan.

Pada 2022 jumlah kunjungan tercatat sekitar 40 orang per bulan, sementara pada 2023 berada di kisaran 38 orang per bulan.

Jumlah kunjungan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dinamika pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut, terutama dalam menjangkau masyarakat di wilayah kerjanya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Batu Bara Terima Audiensi PT Pasifik Satelit Nusantara Bahas Peningkatan Konektivitas Internet Daerah
Kanwil Kemenkum Bali Gandeng Universitas Udayana Perkuat Pos Bantuan Hukum di Desa, Mahasiswa Siap Turun Langsung
Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana, AIGMI Donasikan Sistem Instalasi Gas Medik ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, Bupati Paluta Tekankan: Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Kontrak Moral
Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah, Akses Keadilan di Desa Bali Semakin Terjangkau
Sinergi TNI-Polri dan Pecalang, Upacara Ngaben di Denpasar Timur Berlangsung Khidmat dan Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru