Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menerima audiensi jajaran PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) di Ruang Kerja Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (05/03/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pertemuan tersebut membahas rencana peningkatan konektivitas internet di wilayah Kabupaten Batu Bara guna mendukung pelayanan publik dan percepatan digitalisasi desa.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Batu Bara menyambut langsung rombongan PT Pasifik Satelit Nusantara yang merupakan perusahaan penyedia layanan internet berbasis satelit.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendorong pemerataan akses internet, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan jaringan.
Pihak PSN memaparkan rencana kegiatan survei perangkat Very Small Aperture Terminal (VSAT) serta menjelaskan manfaat peningkatan konektivitas internet bagi berbagai sektor layanan publik, seperti kantor pemerintahan, sekolah, puskesmas, dan pemerintahan desa.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan mengenai layananinternet berbasis satelit milik PSN yang dikenal dengan nama UBIQU, yang dirancang untuk menjangkau wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Teknologi ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi daerah yang selama ini sulit dijangkau oleh jaringan internet konvensional.
Bupati Batu Bara menyambut baik rencana tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya dalam program digitalisasi desa.
Dengan hadirnya layananinternet berbasis satelit, desa-desa yang berada di wilayah terpencil diharapkan dapat memperoleh akses digital yang lebih baik.
Melalui peningkatan konektivitas internet, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan berbagai layanan digital, mulai dari pendidikan, pelayanan administrasi pemerintahan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dapat mempercepat terwujudnya transformasi digital di daerah.
Hal ini diyakini akan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing daerah di era digital.