Ahli KPU Khairul Fahmi: Syarat Pendidikan Gibran Tak Tepat Lagi Diuji Lewat PHPU
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) mencatat adanya 387 kasus campak hingga Maret 2026, dengan 18 kasus dinyatakan positif.
Lonjakan ini sejalan dengan tren nasional, di mana Kementerian Kesehatan RI melaporkan 10.453 suspek campak, 8.372 kasus, dan enam kematian hingga minggu ke-8 tahun 2026.
Angka tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan masyarakat, terutama menjelang musim mudik Lebaran.Baca Juga:
Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan virus Morbillivirus, keluarga Paramyxoviridae.
Virus ini mudah menyebar melalui udara, percikan air liur, dan benda yang terkontaminasi, menyerang saluran pernapasan sebelum menimbulkan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, mata merah, hingga ruam di kulit.
Gejala campak biasanya muncul 7–14 hari setelah terpapar virus.
Ciri khas penyakit ini adalah bintik putih kecil di mulut atau Koplik spots, diikuti ruam merah yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh.
Suhu tubuh penderita dapat mencapai 39–40°C, dengan kemungkinan diare atau muntah.
Dinas Kesehatan Sumut menekankan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan utama.
Bayi dianjurkan menerima vaksin campak pertama pada usia 9 bulan, kemudian diulang pada 12–18 bulan, dan 5–7 tahun.
Orang dewasa yang belum divaksin juga dapat mendapatkan dua dosis dengan jarak 28 hari.
Bagi wanita yang merencanakan kehamilan, vaksin disarankan minimal satu bulan sebelum hamil.
Selain imunisasi, masyarakat dianjurkan untuk menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker di keramaian, dan menghindari kontak dengan bayi, anak kecil, ibu hamil, atau orang dengan daya tahan tubuh rendah.
Penderita disarankan melakukan isolasi mandiri sejak gejala awal hingga empat hari setelah ruam muncul.
Campak sangat menular dan dapat berdampak serius bagi anak-anak.
Orang tua diimbau segera membawa putra-putrinya untuk imunisasi melalui posyandu, puskesmas, atau sekolah dasar secara gratis.
Dengan langkah pencegahan dan imunisasi yang tepat, penyebaran campak dapat diminimalkan, sekaligus melindungi generasi muda dari risiko komplikasi yang berat.*
(tm/ad)
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari mengungkap alasan KPU tidak meragukan dokumen pendidikan Gibran Rak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim Konstitusi Arsul Sani menegur ahli dari pihak terkait, Muhammad Rullyandi, dalam sidang sengketa syarat pencalonan Wakil P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi menilai pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden merupakan satu kesatuan.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari memaparkan kronologi pembentukan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 92 atas Bangladesh dalam pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelo
OLAHRAGA
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar praktik judi online yang beroperasi di Kota Medan dan Tebing Tinggi. Poli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari membantah adanya niat untuk mempermudah Gibran Rakabuming Raka menj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Galeri Mustika Deli yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan memperkuat perannya sebagai pusat kriya dan kuliner terpa
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan kehidupan masyarakat di Kota M
PEMERINTAHAN