BREAKING NEWS
Kamis, 02 April 2026

TP PKK Medan Dorong Deteksi Dini Kanker Payudara, Libatkan Kader hingga Podcast Edukasi

Abyadi Siregar - Rabu, 01 April 2026 17:48 WIB
TP PKK Medan Dorong Deteksi Dini Kanker Payudara, Libatkan Kader hingga Podcast Edukasi
Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas saat menerima audiensi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu, 1 April 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas menegaskan komitmennya dalam menekan angka kematian akibat kanker payudara melalui penguatan deteksi dini di tengah masyarakat.

Upaya ini dinilai krusial untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien sejak tahap awal penyakit.

Komitmen tersebut disampaikan Airin saat menerima audiensi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu, 1 April 2026.

Baca Juga:

Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan kasus kanker payudara di sejumlah rumah sakit di Kota Medan.

Menurut Airin, kanker payudara masih menjadi ancaman serius bagi perempuan, terutama akibat rendahnya literasi kesehatan dan keterlambatan deteksi.

Karena itu, ia mendorong edukasi yang lebih masif dan berkelanjutan, termasuk melalui media digital.

"Salah satunya kita bisa membuat podcast singkat yang membahas pengenalan kanker payudara, cara skrining awal, hingga penanganannya. Harapannya masyarakat lebih sadar dan mau memeriksakan diri sejak dini," kata Airin.

Selain edukasi, Airin juga menyoroti pentingnya pendampingan psikologis bagi pasien dan keluarga.

Ia menilai aspek mental kerap terabaikan, padahal sangat berpengaruh terhadap proses pengobatan.

Ia memastikan peran kader PKK akan dioptimalkan, tidak hanya sebagai penyampai informasi kesehatan, tetapi juga sebagai pendamping bagi pasien.

"Kader PKK akan kita dorong untuk memberikan dukungan mental kepada pasien dan keluarga. Ini penting agar pasien lebih kuat menjalani pengobatan," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Ivana Alona, mengungkapkan pihaknya tengah menjalankan penelitian kolaboratif dengan SingHealth Duke-NUS Global Health Institute.

Penelitian tersebut bertujuan memperkuat sistem deteksi dini kanker payudara di Medan dan Sumatera Utara.

Menurut Ivana, penelitian itu tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga pada peningkatan literasi kesehatan, komunikasi publik, serta dukungan kebijakan yang lebih responsif.

"Deteksi dini membutuhkan sinergi banyak pihak, mulai dari keluarga, komunitas, hingga pemerintah. Kami juga mendorong pelaksanaan skrining yang melibatkan kader dan PKK," kata Ivana.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara meningkat, sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan yang lebih responsif dan terintegrasi di tingkat daerah.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kunker Komisi II DPR RI ke Bank Sumut, Rico Waas Harap Perkuat Kinerja BUMD
RSUD Pirngadi Medan Tambah CT Scan dan Cath Lab, Layanan Jantung Diperkuat
Wakil Wali Kota Medan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik ke RSUD Pirngadi, Ini Strateginya
Pemko Medan Luncurkan PKH Medan Makmur untuk 10 Ribu Penerima, Prioritaskan Lansia dan Disabilitas
Eks Menhub Bantah Perintah Pengumpulan Dana Kampanye Pilpres dan Pilkada Sumut di Sidang Korupsi DJKA
Mengejutkan! Eks Pejabat DJKA Sebut Ada Perintah Pengumpulan Dana Kampanye Pilpres dan Pilkada Sumut dalam Sidang Korupsi di Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru