Labusel Jadi Satu-satunya Daerah di Sumut Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut
MEDAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar
PEMERINTAHAN
MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengklaim berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sepanjang tahun 2025 melalui penguatan program kesehatan terintegrasi yang berorientasi pada pelayanan publik.
Keberhasilan tersebut disebut tidak terlepas dari kebijakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melalui visi Kolaborasi Sumut Berkah yang dijalankan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan mayoritas indikator makro kesehatan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.Baca Juga:
"Ini merupakan buah dari kerja keras, sinergi, dan pendekatan holistik yang dilakukan bersama antara instansi pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam penguatan sistem layanan kesehatan yang terintegrasi di Sumut," kata Faisal Hasrimy, Jumat, 29 Mei 2026.
Berdasarkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Tahun 2025 yang telah direviu Inspektorat Provinsi Sumatera Utara, lima dari tujuh indikator kinerja utama bidang kesehatan tercatat melampaui target dengan capaian di atas 100 persen.
Salah satu capaian utama terlihat dari meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Sumatera Utara yang mencapai 74,19 tahun pada 2025.
Angka tersebut melampaui target perjanjian kinerja sebesar 74,01 tahun atau dengan capaian 100,24 persen.
Faisal mengatakan tren peningkatan UHH di Sumatera Utara terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, UHH tercatat sebesar 73,90 tahun dan pada 2023 sebesar 73,67 tahun.
"Peningkatan usia harapan hidup ini menjadi penanda bahwa kualitas hidup dan akses terhadap fasilitas kesehatan di Sumut semakin membaik," ujarnya.
Capaian paling menonjol tercatat pada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI).
Pada 2025, AKI di Sumatera Utara berhasil ditekan menjadi 45,38 per 100 ribu kelahiran hidup, jauh lebih rendah dibanding target awal sebesar 65,78 per 100 ribu kelahiran hidup.
Dengan capaian 131,01 persen, angka tersebut juga berada jauh di bawah rata-rata nasional tahun 2025 yang tercatat sebesar 85,17 per 100 ribu kelahiran hidup.
Selain itu, Angka Kematian Bayi (AKB) juga mengalami perbaikan dengan realisasi sebesar 3,20 per 1.000 kelahiran hidup atau lebih baik dari target 3,28 per 1.000 kelahiran hidup.
Menurut Faisal, implementasi sistem pelaporan by name by address melalui aplikasi Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) dari Kementerian Kesehatan dinilai efektif membantu fasilitas kesehatan merespons lebih cepat risiko kematian ibu dan bayi.
"Implementasi wajib pelaporan MPDN terbukti efektif membantu fasilitas layanan kesehatan merespons cepat potensi risiko kematian ibu dan bayi," katanya.
Di sektor perlindungan kesehatan masyarakat, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sumatera Utara mencapai 100,67 persen dari target 98,6 persen.
Capaian tersebut membuat Sumatera Utara mampu mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC).
Dari sisi mutu layanan kesehatan, persentase fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit yang meraih akreditasi paripurna meningkat menjadi 53,96 persen, melampaui target 41,1 persen.
Meski demikian, Dinas Kesehatan Sumatera Utara masih memberi perhatian terhadap angka kesakitan atau morbiditas yang terealisasi 10,43 persen dari target 10,03 persen.
Menurut Faisal, kondisi tersebut dipengaruhi tantangan perubahan lingkungan serta meningkatnya beban penyakit menular dan tidak menular.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut akan terus mengakselerasi program promotif dan preventif melalui penguatan layanan kesehatan primer berbasis digital, pengembangan posyandu aktif, serta intervensi gizi terpadu untuk menurunkan prevalensi stunting.
"Pemprov Sumut berkomitmen memastikan status UHC dan peningkatan indeks kesehatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat menuju lingkungan yang sehat, berkah, dan sejahtera," ujar Faisal.*
(ad)
MEDAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kabupaten Asahan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengklaim berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sepanjang tahun 2025 melalui pengu
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan keberadaan 255 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan berdiri
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk membenahi akses jalan menuju Tempat Pemak
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mendorong kementerian dan lembaga mem
NASIONAL
STABAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Langkat resmi membangun kerja sama strategis dengan Lemb
NASIONAL
BINJAI Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai menggelar penyembelihan dan pembagian daging qurban dalam rangka memperingati Hari Raya
NASIONAL
MEDAN Rangkaian persidangan kasus dugaan korupsi proyek Kota Deli Megapolitan (KDM) CitraLand di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipik
HUKUM DAN KRIMINAL