Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak Agustus 2026. Jumlah kasus yang dilaporkan pada September mencapai 45.818, meningkat dibandingkan Agustus yang tercatat sebanyak 32.599 kasus.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Medan Surya Syahputra mengatakan, tren peningkatan kasus ISPA tersebut mulai terlihat sejak Agustus. Kondisi ini menjadi perhatian di tengah memburuknya kualitas udara di Medan akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kasus ISPA di Medan mengalami tren peningkatan sejak bulan Agustus," ujar Surya saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).
Baca Juga:
Berdasarkan data Dinkes Medan, jumlah kasus yang dilaporkan pada September bertambah 13.219 dibandingkan bulan sebelumnya, atau meningkat sekitar 40,6 persen.
Data Kasus ISPA Medan Januari-September 2026
Berikut data bulanan kasus ISPA atau pneumonia yang disampaikan dalam laporan Dinkes Medan:

Data tersebut menunjukkan jumlah kasus tertinggi dalam periode yang dicantumkan terjadi pada September 2026. Sebelumnya, angka kasus sempat berfluktuasi dan berada di bawah 33.000 pada sebagian besar bulan.
Peningkatan yang tercatat pada Agustus dan September menjadi perhatian, terlebih ketika sejumlah wilayah Medan dan sekitarnya terdampak kabut asap.
Dinkes Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Untuk mengantisipasi dampak kualitas udara yang memburuk, Dinkes Medan mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat udara terlihat berasap atau kondisinya semakin buruk.
Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama saat kondisi udara terlihat berasap atau menunjukkan kecenderungan memburuk. Apabila terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, pastikan selalu menggunakan masker perlindungan yang memadai," kata Surya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.