BREAKING NEWS
Sabtu, 17 Oktober 2026

Tangani Kabut Asap Karhutla, Wali Kota Medan Rico Waas Siagakan Puskesmas dan Bagikan 1.800 Kotak Masker

Administrator - Jumat, 16 Oktober 2026 09:34 WIB
Tangani Kabut Asap Karhutla, Wali Kota Medan Rico Waas Siagakan Puskesmas dan Bagikan 1.800 Kotak Masker
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (Foto: KOMPAS/GOKLAS WISELY)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan tidak bisa dianggap normal. Pemerintah Kota Medan pun menyiagakan fasilitas kesehatan, mewajibkan siswa menggunakan masker, serta mendistribusikan 1.800 kotak masker kepada masyarakat.

Rico mengatakan, meskipun titik api tidak berada di Kota Medan, asap kiriman dari wilayah terdampak karhutla tetap berpotensi mengganggu kesehatan warga. Karena itu, penanganan harus dilakukan secara serius melalui langkah pencegahan.

"Kondisi ini tidak baik-baik saja. Harus kita tanggulangi bersama secara serius melalui langkah-langkah preventif," tegas Rico dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Baca Juga:

Instruksi tersebut disampaikan Rico saat memimpin rapat penanggulangan kabut asap di Balai Kota Medan. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengambil langkah untuk melindungi masyarakat dari paparan polusi udara.

Rico menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi siswa selama kegiatan sekolah berlangsung.

Seluruh siswa diwajibkan menggunakan masker sejak berangkat dari rumah, selama beraktivitas di sekolah, hingga kembali ke rumah.

Menurut Rico, anak-anak termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak paparan kabut asap. Karena itu, perlindungan terhadap siswa perlu menjadi perhatian utama selama kualitas udara memburuk.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan pada anak selama beraktivitas di luar ruangan.

Selain sektor pendidikan, Rico meminta Dinas Kesehatan Kota Medan menyiagakan puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD). Koordinasi dengan rumah sakit swasta juga diminta untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah pasien.

Fasilitas kesehatan perlu mengantisipasi keluhan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, hingga iritasi mata yang dapat muncul akibat paparan polusi udara.

"Saya juga minta Dinas Kesehatan menyiagakan Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah, dan berkoordinasi dengan rumah sakit swasta mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, maupun iritasi mata," tutur Rico.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Medan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan akibat kabut asap.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dampak Bencana Asap: Singapura Selidiki Perusahaan Diduga Pemicu Karhutla di Indonesia
Kabut Asap Medan Memburuk, Rico Waas Siapkan 1.800 Kotak Masker untuk Warga
Kabut Asap Makin Mengganggu, Bobby Nasution Siapkan Modifikasi Cuaca dan Opsi Teknologi Dry Ice
Kabut Asap Karhutla Sampai ke Binjai, Wali Kota Amir Hamzah Turun ke Jalan Bagikan Masker
Prabowo Sempat Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare, Kepala BNPB Baru Bakal Cek Ulang
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Upacara HUT ke-27 Tanjabtim Resmi Dibatalkan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru