Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dinkes juga meminta masyarakat memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit pernapasan atau penyakit penyerta lainnya.
Kelompok tersebut disarankan mengurangi paparan udara luar ketika kondisi lingkungan memburuk dan lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.
Warga Diminta Segera ke Fasilitas Kesehatan
Selain mengurangi paparan polusi, masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan mencukupi kebutuhan air putih.
Surya meminta warga tidak mengabaikan gejala yang berpotensi berkaitan dengan gangguan pernapasan. Keluhan seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, mata perih, atau gejala lain yang semakin memburuk perlu mendapat perhatian.
"Apabila mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, mata perih, atau keluhan kesehatan lainnya yang memburuk, segera datangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya.
Dinkes juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat berkendara karena kabut asap dapat menurunkan jarak pandang. Warga diminta tidak melakukan pembakaran terbuka yang berpotensi memperburuk kualitas udara.
Di tengah peningkatan kasus ISPA dan persoalan kabut asap, masyarakat diharapkan mengikuti imbauan kesehatan serta memantau informasi kualitas udara dan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.* (ds/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.