Modus Licik Dibalut Batang Pisang, 10 Kg Ganja di Padangsidimpuan Digagalkan Polisi
PADANGSIDIMPUAN Polisi menggagalkan dugaan peredaran 10 kilogram ganja di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
HUKUM DAN KRIMINAL
seoul -Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol ditangkap pada Rabu (15/1/2025), mengakhiri kebuntuan yang berlangsung selama berminggu-minggu terkait upaya penangkapannya. Penangkapan ini mencatatkan sejarah karena Yoon menjadi presiden pertama dalam sejarah Korsel yang ditahan selama masa jabatannya.
Yoon Suk Yeol menghadapi tuduhan pemberontakan usai menetapkan darurat militer di Korea Selatan. Kebijakan darurat tersebut menyebabkan militer mengambil alih pengamanan di sejumlah titik krusial kota, sementara demonstrasi dari masyarakat yang menentang kebijakan tersebut terus berlangsung tanpa henti.
Yoon kini terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup jika terbukti bersalah atas tuduhan pemberontakan. Penangkapan ini juga terjadi setelah beberapa upaya yang gagal oleh pihak berwenang untuk menangkapnya. Pada 3 Januari 2025, Yoon berhasil menggagalkan upaya pertama untuk menangkapnya, dan bahkan anggota Dinas Keamanan Presiden (PSS) sempat melakukan barikade untuk menghalangi penyidik memasuki kediamannya.
Pada 10 Mei 2022, Yoon Suk Yeol resmi dilantik sebagai Presiden Korea Selatan, namun pemerintahannya yang berusia kurang dari dua tahun kini terhenti di tengah kontroversi besar ini.
Selama masa jabatannya, Yoon Suk Yeol tercatat dua kali mengunjungi Indonesia. Kunjungan pertama terjadi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 2022, setelah Presiden Indonesia saat itu, Joko Widodo, terlebih dahulu mengunjungi Seoul. Yoon juga menyatakan dukungannya terhadap Indonesia sebagai presidensi G20, dan menantikan kehadirannya di KTT G20 di Bali.
“Saya sangat menantikan untuk hadir dalam KTT G20 di Bali, dan kami memberikan dukungan penuh kepada Indonesia dalam presidensi G20,” ujar Yoon dalam pernyataan yang disampaikan pada Juli 2022.
Dengan penangkapannya, masa depan Yoon Suk Yeol kini terancam, dan nasibnya akan ditentukan melalui proses hukum yang sedang berlangsung.
(n/014)
PADANGSIDIMPUAN Polisi menggagalkan dugaan peredaran 10 kilogram ganja di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Mata kiri sopir truk bernama Suprayogi (60) mengalami kebutaan setelah terkena lemparan batu saat terlibat cekcok dengan s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyampaikan analisis mengenai gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Preside
POLITIK
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Su
KESEHATAN
MEDAN Seorang pria berinisial Tenang Simanungkalit (32) yang mengaku sebagai wartawan diduga menganiaya pemilik tempat usaha di kawasan Ja
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH SINGKIL Sebanyak 21 penumpang Kapal Motor (KM) Anugerah Jaya berhasil dievakuasi setelah kapal mengalami gangguan mesin di perairan A
PERISTIWA
MEDAN Pengamat pelayanan publik Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Adhar Hakim, menyayangkan sikap Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menyindir Presiden ke7 RI Joko Widodo setelah menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Sol
POLITIK
PANGKALPINANG Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti mengamankan 39 kampil pasir timah kering dengan estimasi berat sekitar 1.560 kilogram ata
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara mencatat kinerja Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRBPRS
EKONOMI