Jelang Haji 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan di Bandara untuk Cegah Jemaah Ilegal
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL
Islamabad – Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Islamabad, Pakistan, telah berhasil menggelar pemungutan suara di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad pada Sabtu pekan lalu. Proses pencoblosan ini diikuti oleh lebih dari 800 warga negara Indonesia (WNI) yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PPLN Islamabad.
Ratusan WNI dan keluarga mereka berbondong-bondong menuju satu-satunya Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi mereka yang tinggal di wilayah Ibu kota Islamabad serta provinsi-provinsi Punjab, Balochistan, dan Khyber Pakhtunkhwa (KPK). Provinsi-provinsi terakhir tersebut dikenal sebagai daerah yang rawan kekerasan selama pelaksanaan Pemilu Pakistan pada Kamis sebelumnya.
Salah seorang WNI, Kaesih Ahmad, yang menikah dengan warga Pakistan dan tinggal di daerah Mardan, menegaskan bahwa ia tidak takut menempuh perjalanan sekitar 5 jam naik bus ke Islamabad. Baginya, kegiatan ini memberikan kesempatan untuk bertemu dengan sesama WNI dan merasakan suasana seperti di kampung halaman.
Selain memberikan hak pilih, KBRI Islamabad juga memberikan layanan pembuatan paspor baru bagi WNI. Namun, perjalanan ke KBRI Islamabad tidaklah mudah, terutama karena beberapa gerbang menuju Diplomatic Enclave ditutup, memaksa bus harus berputar arah beberapa kali. Meskipun demikian, banyak WNI yang sengaja berangkat ke Islamabad lebih awal untuk mengantisipasi situasi keamanan pasca Pemilu Pakistan.
Aparat keamanan Pakistan memberlakukan standar pengamanan yang ketat untuk memastikan keamanan selama proses pemungutan suara di Diplomatic Enclave. Kolonel Budi Wirman, Atase Pertahanan KBRI Islamabad, menyatakan bahwa ia banyak berada di luar lokasi pencoblosan untuk membantu WNI bernegosiasi dengan aparat keamanan Pakistan, terutama mereka yang tidak memiliki izin masuk Diplomatic Enclave.
Tidak hanya dihadiri oleh WNI yang memiliki hak pilih, KBRI Islamabad juga kedatangan wartawan lokal dan pengamat dari lembaga Think Tank atau LSM Pakistan. Dr. Farhat Asif, pengamat dari Institute of Peace and Diplomatic Studies (IPDS) Islamabad, menyatakan bahwa kegiatan pemungutan suara berjalan dengan sangat rapi dan teratur. Tidak terlihat adanya ketegangan antar pendukung kandidat, dan Indonesia dianggap berhasil berdemokrasi dengan gembira.
(FZ/011)
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL
MEDAN PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sum
NASIONAL
MEDAN Ratusan ribu kendaraan tercatat melintasi ruas tol di Sumatera Utara selama periode libur Paskah 2026. Dua ruas utama, yakni Tol B
NASIONAL
ACEH TENGAH Seorang perawat di RSUD Datu Beru, Aceh Tengah, dinonaktifkan setelah video dirinya berjoget di ruang operasi saat tindakan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren
NASIONAL
CHICAGO Harga emas dunia bertahan di level tinggi pada perdagangan akhir pekan. Logam mulia dengan simbol Emas (XAU/USD) tercatat berada
EKONOMI
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong penguatan sistem perlindungan saksi dan korban melalui pembahasan Rancang
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Ashabul Kahfi, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Work From Home (WFH) bagi pek
POLITIK
BINJAI Kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapangtan) Kota Binjai, Ralasen Ginting, sema
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pernyataan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, yang menyebut industri Event Organizer (EO) sebagai sarang korupsi m
POLITIK