Bukan Tak Percaya Dokter Indonesia, Ini Alasan Naniek Deyang Pilih Berobat ke Luar Negeri
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan larangan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat di lingkungan Pemko Medan untuk menggunakan barang-barang mewah atau bermerek mahal (branded).
Sebagai gantinya, ia mengajak mereka untuk mendukung produk-produk lokal dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Medan.
Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas menanggapi aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Sumut, yang menggelar protes di Kantor Balai Kota Medan pada Jumat (14/3/2025).
Aksi tersebut menyoroti gaya hidup beberapa ASN dan pejabat Pemko Medan, termasuk Sekda Kota Medan yang menggunakan sepatu branded seharga Rp18 juta.
"Saya minta kepada seluruh ASN, terutama para pejabat di jajaran Pemko Medan, untuk tidak menggunakan barang-barang mahal atau branded. Mari kita gunakan produk UMKM kita yang tidak kalah dengan barang-barang branded," tegas Rico Waas.
Wali Kota Medan ini juga mengungkapkan bahwa berbagai jenis barang mulai dari sepatu, baju, hingga celana, semuanya bisa diproduksi oleh UMKM di Kota Medan.
Dengan berbelanja di UMKM lokal, ASN dan pejabat turut berkontribusi dalam membesarkan ekonomi lokal. "Jadi ini penekanan untuk semuanya. Saya harap tidak ada lagi yang memakai barang-barang branded.
Mari sama-sama menggunakan barang-barang produk lokal yang ada di kota ini," tambahnya.
Rico Waas juga menyatakan bahwa kritikan dari mahasiswa menjadi introspeksi bagi dirinya pribadi dan Pemko Medan. "Mungkin namanya manusia, mungkin ada silap dan khilaf.
Yang pasti saya tekankan, mulai hari ini saya tidak mau ada lagi rekan-rekan OPD memakai barang-barang branded," ungkapnya.
Sebelum terjun ke dunia politik dan menjadi Wali Kota Medan, Rico Waas mengaku memiliki keprihatinan yang sama dengan mahasiswa mengenai ketimpangan sosial.
"Saya merasakan ada penderitaan yang begitu hebat di hati adik-adik mahasiswa," ujar Rico.
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai mematangkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Istana Kepresidenan meminta Do
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNIPolri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta
NASIONAL
NIAS UTARA Budidaya rumput laut menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Nias Utara. Melihat potensi tersebut,
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil advokat Hotman Paris Hutapea terkait laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartaw
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan. Keputusan terseb
EKONOMI
BATU BARA PT INALUM (Persero) kembali membuka Program Magang Mahasiswa Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pen
PENDIDIKAN