Dio mengungkapkan bahwa ia dijanjikan gaji 16 juta rupiah per bulan dan fasilitas lengkap, namun kenyataannya ia merasa seperti berada di "neraka".
Dio pun berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi anak-anak muda untuk tidak mudah tergoda menjadi pekerja ilegal.
"Saya menyesal tergiur gaji besar. Mereka menjanjikan 16 juta rupiah sebulan dan semua difasilitasi. Nyatanya di sana seperti neraka. Kepada anak-anak muda, jangan mau dibujuk ke sana untuk menjadi pekerja ilegal. Terima kasih Pak Prabowo dan Pak Bobby Nasution, kami bisa Lebaran bersama keluarga," ucapnya penuh haru.