Lubang Tanah Raksasa 27.000 m² di Aceh Tengah, BRIN Tegaskan Bukan Sinkhole
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA
MEDAN - Koalisi Aksi Mahasiswa USU, UNIMED, dan UINSU (KAMUUU) menggelar aksi protes terkait dugaan penyimpangan yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut).
Mereka menyoroti berbagai permasalahan, mulai dari penempatan pejabat yang dinilai tidak berkompeten hingga dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp176 miliar.


Desak Pencopotan Kadisdik Sumut
Dalam tuntutannya, KAMUUU mendesak Gubernur Sumatera Utara agar segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, yang dinilai tidak memiliki latar belakang di bidang pendidikan.
Menurut KAMUUU, jabatan Kadisdik seharusnya diisi oleh figur yang memiliki pemahaman mendalam mengenai dunia pendidikan.
"Seorang Kepala Dinas Pendidikan harus memahami kebijakan pendidikan, kurikulum, dan tantangan yang dihadapi tenaga pendidik. Penempatan pejabat yang tidak berlatar belakang pendidikan berisiko menurunkan kualitas kebijakan pendidikan," ujar perwakilan KAMUUU.
KAMUUU menegaskan bahwa menempatkan seseorang tanpa latar belakang pendidikan di posisi strategis ini berpotensi menimbulkan kebijakan yang tidak relevan dan berisiko terjadi mismanajemen.
Dugaan Gratifikasi dan Penyuapan
KAMUUU juga menyoroti dugaan gratifikasi yang melibatkan Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Wilayah I, Yafizham Parinduri, serta Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sunggal, Asron Batubara.
Dugaan ini terkait dengan penggunaan dana perjalanan yang disebut-sebut bersumber dari gratifikasi penerbit buku langganan.
Selain itu, KAMUUU menduga adanya upaya penyuapan terhadap wartawan agar pemberitaan terkait dugaan penyimpangan tersebut dipoles agar tampak baik.
"Dugaan gratifikasi ini mencoreng dunia pendidikan. Kami meminta Kapolda Sumut untuk segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait," tegas KAMUUU.
Skandal Korupsi DAK 2024
Dalam aksi tersebut, KAMUUU juga menyoroti dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 senilai Rp176 miliar. Kasus ini sebelumnya telah menyeret TSR yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hingga kini Kabid SMK berinisial "S" dan Bendahara Pembantu berinisial "AH" belum juga ditetapkan sebagai tersangka, meski diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut.
KAMUUU mendesak KPK untuk segera memproses pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk oknum pejabat berinisial "MBH" yang disebut-sebut mengatur proyek-proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Sumut.
Tuntutan KAMUUU
Dalam pernyataan resminya, KAMUUU menyampaikan beberapa tuntutan sebagai berikut:
1. Meminta Gubernur Sumatera Utara untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, karena dinilai tidak memiliki latar belakang pendidikan.
2. Meminta Kapolda Sumut untuk segera memanggil dan memeriksa Kacabdis Wilayah I Yafizham Parinduri dan Kepala SMA Negeri 1 Sunggal, Asron Batubara, terkait dugaan gratifikasi dan upaya penyuapan terhadap wartawan.
3. Mendesak KPK untuk menindaklanjuti kasus dugaan korupsi DAK 2024 senilai Rp176 miliar dengan segera menetapkan para pihak yang diduga terlibat sebagai tersangka.
KAMUUU menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga para pihak yang diduga terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA
PIDIE JAYA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Re
PERTANIAN AGRIBISNIS
TAPTENG Pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada 25 November 2025 lalu,
PENDIDIKAN
PEKANBARU Seorang oknum Bhayangkari di Pekanbaru, Riau, inisial CN (40), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan hingga milia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan kewajiban sertifikasi halal untuk setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia tid
NASIONAL
BATAM Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menegaskan tuntutan pidana mati terhadap enam terdakwa kasus penyelundupan sabu hampir 2 ton melal
HUKUM DAN KRIMINAL
BIMA Pergantian pejabat di tubuh Polres Bima Kota kembali menarik perhatian publik. AKBP Catur Erwin Setiawan, yang ditunjuk sebagai Pel
SOSOK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian kerja Polrestabes Medan dan jajaran dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Progres pembangunan 150 unit hunian tetap (Huntap) di atas lahan 7,5 hektare di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Andri Rahadian, melakukan ku
PEMERINTAHAN