RI Kunci Investasi Rp1,17 Triliun dari Inggris, Perkuat Manufaktur dan Transfer Teknologi
JAKARTA Indonesia dan Inggris resmi memperkuat kemitraan ekonomi melalui penandatanganan kerja sama manufaktur senilai sekitar 50 juta p
EKONOMI
bitvonline.com-Ceplas-ceplos atau senang berbicara tanpa filter merupakan perilaku yang sering ditemui pada anak-anak. Psikolog klinis dewasa, Adelia Octavia Siswoyo, M.Psi., mengatakan bahwa perilaku ini sebenarnya termasuk dalam pencapaian perkembangan anak yang wajar.
Anak-anak umumnya masih belajar tentang cara berkomunikasi yang tepat dan seringkali mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa memikirkan dampaknya.
Namun, meskipun perilaku ceplas-ceplos bisa dianggap positif dalam perkembangan, Adelia mengingatkan bahwa orangtua harus memberikan arahan yang tepat agar tidak terjadi dampak negatif.
"Pewajaran sifat ceplas-ceplos boleh dilakukan, namun orangtua harus tetap mengiringinya dengan mengoreksi perilaku dan mengevaluasinya," kata Adelia yang berpraktik di Jaga Batin Bandung , Rabu (2/4/2025).
Tanpa bimbingan yang tepat, anak bisa saja mengucapkan kata-kata yang menyakiti perasaan orang lain. Misalnya, mereka bisa mengomentari penampilan atau kebiasaan orang yang ada di sekitarnya.
Untuk itu, penting bagi orangtua untuk mendampingi anak dan membantu mereka memahami apa yang perlu diperbaiki dan mengapa itu perlu dilakukan.
Adelia juga mengingatkan agar orangtua tidak membiarkan atau menertawakan perilaku ceplas-ceplos anak tanpa memberikan pembelajaran.
"Ketika pewajaran menjadi ekstrem tanpa ada kontrol, nantinya anak jadi tidak memiliki pemahaman terkait norma dan moral," katanya. Ia menambahkan bahwa sikap ini bisa memengaruhi gaya komunikasi anak di masa depan dan relasi sosial mereka.
Anak-anak pada dasarnya belum sepenuhnya memahami konsekuensi dari kata-kata yang mereka ucapkan, yang mana itu adalah bagian dari proses pembelajaran mereka. Oleh karena itu, orangtua perlu mengarahkan anak agar bisa memilah kata-kata yang tepat dan tidak menyakiti orang lain.
Psikolog klinis lainnya, Yustinus Joko Dwi Nugroho, M.Psi., juga mengingatkan bahwa anak kecil adalah seperti kertas putih yang dipengaruhi oleh lingkungannya.
"Jika lingkungannya membiasakan anak mengucapkan hal yang tidak benar, jangan berharap anak tahu mana yang benar," ujarnya. Ia menambahkan, pengajaran yang tidak tepat ini dapat menghambat perkembangan kemampuan sosial anak.
Sebagai solusi, Adelia menegaskan pentingnya peran orangtua untuk menegur, memberi contoh yang baik, dan meminta maaf jika ucapan anak tidak sengaja menyakiti orang lain. Orangtua juga harus membantu anak memahami dan memperbaiki perilaku ceplas-ceplos dengan cara yang positif.
JAKARTA Indonesia dan Inggris resmi memperkuat kemitraan ekonomi melalui penandatanganan kerja sama manufaktur senilai sekitar 50 juta p
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons rekomendasi Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang meminta penyidik
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada penutupan perdagangan Selasa (30/6/2026). Mata uang Garuda ditutup melem
EKONOMI
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, melontarkan pernyataan mengejutka
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, angkat bicara usai divonis 10 tah
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengungkap besaran anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Mer
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (30/6/2026) di zona merah. IHSG terkoreksi 177,60 poin atau 3,05 p
EKONOMI
CARACAS Korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Senin (29/6/2
INTERNASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan akan mengajukan banding
HUKUM DAN KRIMINAL