Pria di Siantar Ditangkap usai Sebar Foto Wanita Hasil Edit AI Tanpa Busana di Instagram
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial TH, warga Pematangsiantar, yang diduga menyebarkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Aksi tak biasa dilakukan oleh warga Desa Sunggal Kanan, Kabupaten Deliserdang, yang merasa frustrasi dengan jalan rusak yang dibiarkan tanpa perbaikan selama bertahun-tahun.
Warga setempat menanam pohon pisang di tengah lubang besar yang terendam air di Jalan Setia Makmur, Dusun II, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, pada Jumat (4/4/2025).
Pantauan di lokasi, terlihat setidaknya ada tiga pohon pisang yang ditanam di tengah jalan rusak tersebut.
Aksi ini bukan hanya sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, tetapi juga sebagai tanda peringatan bagi pengendara yang melintas untuk berhati-hati, guna menghindari kecelakaan akibat lubang besar yang ada.
Jalan rusak ini merupakan akses penghubung penting antara Desa Sunggal Kanan dan Desa Suka Maju Indah. Jalan tersebut sering digunakan oleh masyarakat yang beraktivitas sehari-hari dari Desa Suka Maju Indah menuju Kota Medan.
Aksi menanam pohon pisang ini diketahui dilakukan oleh seorang warga bernama Ibnu, yang tinggal tepat di pinggir jalan rusak tersebut. Ibnu mengaku sudah melakukan hal tersebut sejak Kamis (3/4/2025) sore.
"Banyak kali lubang, banyak orang jatuh jadi kasihan lah," ungkap Ibnu di lokasi.
Ibnu merasa miris melihat kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Jalan ini sudah rusak parah sejak 4-5 bulan terakhir, sementara kerusakan awalnya sudah terjadi lebih dari satu tahun yang lalu.
Ia menyebutkan bahwa ada beberapa titik jalan yang sangat rusak, bahkan hampir tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
"Banyak jatuh, ini kalau hujan banjir, ini paretnya juga tidak ada, tertutup lumpur," ujarnya.
Selain itu, Ibnu juga merasa dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh kondisi jalan rusak ini. Sejak jalan tersebut rusak, pendapatan dari warungnya pun turun drastis.
"Terganggu lah, biasanya sehari dapat Rp 500 ribu, sekarang cuma dapat Rp 50 ribu," katanya.
Ibnu berharap agar pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar dan ekonomi sekitar bisa kembali pulih.
"Itulah yang harus diperbaiki, biar masyarakat lewat tidak jatuh, kasihan," ujarnya.
Salah seorang pengendara, Lestari, juga mengungkapkan keluhannya terhadap kondisi jalan ini. "Sangat terganggulah dengan kondisi jalan ini.
Apalagi saya hampir tiap hari lewat sini," kata Lestari. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, karena jika dibiarkan terus, kondisi jalan akan semakin parah.
"Kalau hujan, banjir lah di sini, nggak nampak lagi jalannya. Makanya segeralah diperbaiki," pungkasnya.
(tb/n14)
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial TH, warga Pematangsiantar, yang diduga menyebarkan
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) terus mengawal percepatan pemulihan infrastruktur pascab
PEMERINTAHAN
SOLOK Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal pemanfaatan tambahan Tra
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menyelesaikan proses verifikasi dan analisis terhadap laporan penolakan grat
NASIONAL
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritisi penyerahan penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaks
NASIONAL
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN