Operasi Senyap di Banyumas, KPK OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Kini Periksa di Gedung Merah Putih
BANYUMAS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Da
NASIONAL
JAKARTA -Presiden Prabowo Subianto meminta agar kedua institusi besar negara, TNI dan Polri, segera berbenah dan memperbaiki diri dalam melayani masyarakat.
Hal ini disampaikan Prabowo setelah ia mengakui adanya kekurangan dalam TNI dan Polri, serupa dengan lembaga-lembaga lainnya.
"TNI dan Polri memiliki kekurangan, sama seperti lembaga lainnya. Ini tanggung jawab kita bersama," ujar Prabowo dalam sebuah perbincangan yang ditayangkan melalui YouTube Harian Kompas pada Senin (7/4/2025).
Prabowo pun menegaskan bahwa kedua institusi tersebut harus segera memperbaiki diri. "Mari kita perbaiki.
Saya tegas terus di TNI/Polri, beresin, bersihkan diri kalian sebelum nanti saya ambil tindakan atas nama pemegang mandatoris rakyat," tambahnya.
Selain itu, Prabowo juga menyikapi perdebatan yang muncul terkait revisi Undang-Undang (RUU) TNI yang belakangan menjadi sorotan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tidak ada niat dari pembuat UU tersebut untuk mengarah pada militerisme atau dwifungsi ABRI, seperti yang dikhawatirkan oleh sebagian kalangan.
Menurutnya, prajurit TNI yang menduduki jabatan sipil di luar ketentuan UU wajib pensiun dini. "Menurut saya, UU TNI itu non-issue.
Enggak ada niat (militerisme/dwifungsi ABRI). Semua pejabat tentara yang akan masuk jabatan sipil, pensiun dini," tegas Prabowo.
Prabowo juga menyebutkan bahwa hanya beberapa lembaga yang memang diizinkan untuk merekrut personel dari kalangan tentara, seperti Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Basarnas.
Hal ini, menurutnya, sudah diatur sejak dulu dan hanya mengformalkan aturan yang ada.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa beberapa lembaga seperti kejaksaan dan kamar militer untuk hakim agung sudah memiliki alasan yang sah untuk membuka peluang bagi prajurit TNI.
BANYUMAS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Da
NASIONAL
NTT Korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 78 orang. Data Bada
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan membacakan putusan praperadilan yang diajukan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terk
NASIONAL
JAKARTA Bagi umat Islam yang terlambat mengikuti shalat Jumat, muncul pertanyaan apakah ibadah tersebut masih bisa dilakukan atau harus di
AGAMA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan penetapan tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap mantan Jampidsus Kejagung F
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian menyambut kunjungan Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Dr. Abdul
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memberikan dukungan langsung kepada kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramu
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendukung rencana penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Tanjungbalai Asahan, Suma
PEMERINTAHAN
JAKARTA Lebih dari 150 ribu warga memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk mengikuti rangkaian peringa
NASIONAL
MAUMERE Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan pemerintah pusat terus hadir membantu masyarakat terdampak gemp
PEMERINTAHAN