37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
Atambua, NTT – Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, Satgas Yonif 741/Garuda Nusantara bersama pemerintah daerah dan ribuan pelajar memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-66 di Lapangan Umum Simpang Lima Kota Atambua, Kabupaten Belu, Jumat (2/5/2025).
Mengusung tema "Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen terhadap pendidikan inklusif, berkualitas, dan berkeadilan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Belu, Wilibrodus Lay, S.H, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen reflektif untuk terus menguatkan dedikasi dalam membangun generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.
"Pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tapi juga soal membangun karakter dan peradaban manusia. Ini adalah hak dasar seluruh anak bangsa yang tidak boleh dibatasi oleh apapun," tegasnya.
Dalam amanatnya, Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada Satgas Yonif 741/GN, yang telah aktif mendukung pembinaan pemuda-pemudi perbatasan, khususnya dalam persiapan seleksi TNI dan Polri. Kontribusi nyata Satgas menjadi bentuk kolaborasi TNI dalam mendukung misi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tapal batas.
Upacara yang berlangsung khidmat ini juga diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Belu, termasuk Dandim 1605/Belu, Kapolres Belu, Dansatgas Yonif 741/GN, Danyonif 744/SYB, Brimob Atambua, serta tokoh lintas agama dan pelajar dari seluruh jenjang pendidikan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan kolosal tarian tradisional Likurai yang diikuti oleh 3.000 pelajar dari seluruh sekolah di Kabupaten Belu. Likurai, sebagai simbol budaya dan semangat perjuangan masyarakat Timor, menggema di seluruh lapangan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan lokal dan semangat pendidikan.
Sebagai penutup rangkaian acara, rombongan tamu dan peserta mengunjungi stand pameran pendidikan SMA di sekitar lapangan Simpang Lima yang menampilkan inovasi karya siswa dan potensi sekolah-sekolah lokal.
Slogan Upacara:
"Kerja Tuntas di Tapal Batas – Laksanakan Tugas dengan Tulus dan Ikhlas – Garuda Berhasil"*
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN