Berguru ke Jepang, BGN Siap Boyong Sistem 'Central Kitchen' Demi Program Makan Gratis RI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mempelajari sistem program makan gratis di Jepang untuk menjadi bahan pengembangan Program Makan Bergizi
NASIONAL
JAKARTA– Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada memberikan apresiasi tinggi atas kerjasama yang terjalin antara Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam pemberantasan perjudian online (judol).
Dalam sebuah jumpa pers yang berlangsung di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Komjen Wahyu menegaskan pentingnya sinergi ini dalam menangani masalah judi daring yang semakin meluas.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PPATK, terutama Kepala PPATK yang telah memberikan informasi, masukan, serta dukungan yang sangat penting dalam setiap langkah penanganan kami terhadap judi online," ujar Komjen Wahyu.
Pemberantasan judi online telah menjadi salah satu fokus utama Polri, yang terus berkomitmen untuk menindak tegas sindikat judi daring. Komjen Wahyu memastikan upaya pemberantasan ini akan terus berlanjut dan melibatkan seluruh stakeholder terkait. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara lembaga pemerintah sangat penting untuk mengawasi ruang siber.
"Pemberantasan judi online ini tidak bisa dilakukan oleh satu entitas saja, melainkan memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar penanganan judi online bisa lebih efektif dan efisien," kata Komjen Wahyu.
Sebagai bagian dari upaya pemberantasan tersebut, Polri telah berhasil memblokir ratusan rekening yang terkait dengan judi online, dengan total nilai lebih dari Rp 190 miliar. "Hingga kini, total rekening yang telah diblokir sebanyak 865 rekening dengan nilai mencapai Rp 194,7 miliar," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebutkan bahwa pada tahun 2024, perputaran uang dari judi online diperkirakan akan mencapai Rp 981 triliun.
Namun, berkat sinergi yang kuat, angka tersebut berhasil ditekan hingga hanya mencapai Rp 359 triliun. Ivan optimistis bahwa dengan kerjasama yang terus berlanjut, perputaran uang judi online akan semakin menurun.
"Dengan kolaborasi yang baik antara PPATK dan Polri, kita bisa menekan perputaran uang judi online yang awalnya diprediksi mencapai Rp 981 triliun, menjadi hanya Rp 359 triliun. Kami berharap angka ini akan terus turun di tahun 2025," ujar Ivan.
Menurut Ivan, kolaborasi ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama lintas lembaga dalam menanggulangi kejahatan siber yang merugikan banyak pihak, baik secara ekonomi maupun sosial.*
(dc/J006)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mempelajari sistem program makan gratis di Jepang untuk menjadi bahan pengembangan Program Makan Bergizi
NASIONAL
JAKARTA Gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK)
POLITIK
JAKARTA Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menyoroti gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka seb
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Satreskrim Polres Pematangsiantar menangkap dua pria yang diduga mencuri sepeda motor milik seorang kakek berusia 83 tahun.
HUKUM DAN KRIMINAL
NAGOYA Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan medali emas kedua untuk Kontingen Indonesia pada Asian Games AichiNagoya 2026. Lifter Indone
OLAHRAGA
LUBUK PAKAM Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair untuk para pencari kerja pada Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang be
EKONOMI
JAKARTA Memperingati 66 tahun UndangUndang Pokok Agraria (UUPA), Dr Budyto, yang merupakan bagian dari ATR/BPN Campaka, menyoroti berbagai
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat pembangunan sektor peternakan sekaligus meningkatkan upaya pengendalian
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) n
PEMERINTAHAN
BOGOR Lima pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan buntut temu
NASIONAL