Malaysia Kukuhkan Kemenangan 3-0 Atas Singapura di Piala AFF U19
MEDAN Malaysia akhirnya mengukuhkan kemenangan telak di babak kedua dengan skor 30 atas Singapura pada kaga Piala AFF U19 tahun 2026, yan
OLAHRAGA
JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera mengumumkan nama-nama pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI).
Kasus ini telah menjadi sorotan publik karena dianggap berjalan lamban, meski proses penyelidikan telah berlangsung cukup lama.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat, menyusul pendalaman informasi dan alat bukti oleh tim penyidik.
"Nanti akan kami informasikan terkait pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka ataupun yang bertanggung jawab dalam perkara ini," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2025).
Sebelumnya, Budi mengungkapkan bahwa lambatnya penetapan tersangka dalam kasus CSR BI ini disebabkan oleh kompleksitas kasus serta kebutuhan untuk mendalami seluruh keterangan yang diterima penyidik.
"Setiap penanganan perkara memiliki kompleksitas masing-masing. KPK terus mempelajari dan mendalami setiap informasi serta keterangan yang diperoleh penyidik agar penanganan perkara ini bisa lebih terang," jelas Budi, Jumat (9/5/2025).
KPK, lanjutnya, berkomitmen untuk menjalankan penegakan hukum secara efektif dan akuntabel, termasuk dalam perkara ini, guna memberikan kepastian hukum dan mengoptimalkan pemulihan aset negara.
Dalam proses penyidikan, KPK menduga adanya aliran dana suap kepada dua anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024, yakni Satori dari Fraksi Partai NasDem dan Heri Gunawan (Hergun) dari Fraksi Partai Gerindra.
Uang CSR tersebut diduga tidak langsung diterima oleh keduanya, melainkan dialirkan melalui yayasan yang dibentuk oleh orang-orang terdekat mereka.
Keduanya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, namun hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka karena proses pendalaman bukti masih berlangsung.
KPK menegaskan akan menyampaikan secara terbuka dan lengkap konstruksi perkara serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi ini.
"KPK akan menyampaikan secara lengkap konstruksi perkara dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi ini," tegas Budi.
Kasus CSR BI ini menjadi perhatian luas masyarakat, dan publik menantikan langkah tegas KPK untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.*
(bs/j006)
MEDAN Malaysia akhirnya mengukuhkan kemenangan telak di babak kedua dengan skor 30 atas Singapura pada kaga Piala AFF U19 tahun 2026, yan
OLAHRAGA
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan D
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir sejumlah aset milik Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam proses penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (2/6/2026)
PERISTIWA
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/6/2026).
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 tahun 2026. Kegiatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Ber
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN),
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatanny
PEMERINTAHAN