Sentil Ketimpangan Ekonomi Nias: Bobby Nasution Minta Bos Baru BI Sumut Genjot Pemerataan
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN -Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Hak Rakyat Sumatera Utara berencana menggelar aksi buang sampah jilid II di kantor Wali Kota dan DPRD Kota Padangsidimpuan pada bulan Juli 2025.
Aksi ini menjadi bentuk protes lanjutan atas tidak adanya respons nyata dari pihak eksekutif dan legislatif terkait permasalahan persampahan yang makin menggurita di Kota Padangsidimpuan.
Aksi buang sampah jilid I sempat dilakukan pada Rabu, 18 Juni 2025 lalu. Namun hingga kini, permasalahan sampah masih belum menemukan titik terang.
Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM., M.Kes., sebelumnya berjanji akan membicarakan penjadwalan ulang pertemuan antara pengunjuk rasa dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Armin Siregar.
Sayangnya, hingga lebih dari satu minggu sejak pertemuan terakhir pada 24 Juni 2025, belum ada kabar lanjutan terkait pertemuan tersebut maupun solusi atas persoalan sampah. Kepala Dinas LHK Kota Padangsidimpuan, Armin Siregar, juga dianggap ingkar janji karena batal bertemu tanpa alasan jelas pada jadwal yang sudah ditentukan.
Musno Saidi Siregar, salah satu orator Aliansi, menyatakan kekecewaannya terhadap Wali Kota yang dianggap hanya memberi janji kosong. "Walikota cuma 'omon-omon' doang, tidak menindaklanjuti ingkar janji Kadis LHK," ujarnya tegas.
Musno juga menanggapi keras suara-suara yang merendahkan aksi buang sampah jilid I. "Kami tidak seperti mereka yang suka merendahkan manusia. Aksi kami murni menyuarakan aspirasi masyarakat soal permasalahan persampahan," tambahnya.
Selain itu, Musno menyoroti sikap anggota DPRD Padangsidimpuan yang hanya fokus pada proyek irigasi Ujunggurap di bawah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batubola. Ia mengungkapkan bahwa masalah utama adalah TPA Batubola yang sudah over kapasitas dan mengalami longsor, sehingga menutup proyek irigasi tersebut. "Mungkin ada kepentingan politik kalau yang diangkat cuma masalah irigasi," katanya.
Fachrul Rozy, mahasiswa yang juga tergabung dalam Aliansi, menyatakan aksi jilid II akan dilakukan dengan lebih besar, dengan melibatkan tiga unit dump truck yang membawa sampah. "Kami tidak punya donatur, tapi jangan anggap aksi kami gertak sambal. Jangan nilai kemampuan kami dari sedikitnya sumber daya," ujarnya penuh semangat.
Rencananya, aksi lanjutan ini akan berlangsung pada bulan Juli 2025 sebagai bentuk desakan agar pemerintah daerah segera menangani permasalahan persampahan di Kota Padangsidimpuan secara serius.*
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Perserikatan BangsaBangsa (PBB) dan Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Indonesia
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, mengalami mual dan muntah setelah menyantap
KESEHATAN
JAKARTA Para penggugat persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana menemui DPR, DPD, dan MPR setelah Mahkamah K
POLITIK
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima laporan terhadap seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pe
POLITIK
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Pasma Royce resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin
NASIONAL
JAKARTA Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyarat
POLITIK
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan be
KESEHATAN
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA