Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
Riyadh– Pada Sabtu (7/12/2024), Pangeran Turki Al Faisal, mantan kepala intelijen Saudi, mengecam Israel sebagai negara “genosidal” dan “apartheid” dalam pidatonya di Konferensi Dialog Manama yang diadakan di Bahrain. Ia juga menyoroti perlunya membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menghadapi tuduhan kejahatan perang.
Pernyataan keras ini mengungkapkan ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut setelah pembicaraan normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel dihentikan menyusul dimulainya perang Gaza. Pangeran Turki mengutip laporan dari kelompok hak asasi manusia internasional yang menyebut Israel bukan hanya negara kolonial tetapi juga melakukan genosida terhadap rakyat Gaza.“Israel hari ini, menurut kelompok hak asasi manusia internasional, bukan hanya negara kolonial apartheid, tetapi juga negara genosidal,” ujar Pangeran Turki. Ia menambahkan, “Sudah saatnya dunia untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membawa mereka yang dituduh oleh Mahkamah Pidana Internasional ke pengadilan.”
Komentar ini muncul setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, yang diduga terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang. Tuduhan serupa juga dilontarkan oleh Amnesty International, meskipun Israel membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai propaganda.Pangeran Turki, yang juga merupakan mantan duta besar Saudi untuk AS, mengungkapkan harapannya terhadap peran yang bisa dimainkan Presiden terpilih AS, Donald Trump, dalam membawa perdamaian ke Timur Tengah. “Negara-negara sahabat di kawasan ini berharap agar Tuan Trump melanjutkan apa yang telah ia mulai sebelumnya, untuk membawa perdamaian dengan huruf kapital di Timur Tengah,” ujar Pangeran Turki.Pernyataan tersebut juga mencerminkan ketegangan yang semakin besar di kawasan setelah perang Gaza yang dimulai pada 7 Oktober 2023, setelah serangan besar-besaran oleh Hamas terhadap wilayah Israel. Perang tersebut telah menyebabkan ribuan korban jiwa di Gaza, dengan angka kematian mencapai lebih dari 44.000 orang, mayoritas warga sipil.
Selain itu, dalam sidang Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam di Riyadh bulan lalu, Putra Mahkota Mohammed bin Salman juga menuduh Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina. Tuduhan tersebut kembali mencuat di tengah pertempuran yang tak kunjung usai di Gaza.Pangeran Turki menambahkan bahwa kehadiran Trump, yang memiliki mandat kuat dari pemilih Amerika, dapat memainkan peran penting dalam memberikan kepemimpinan global dan memulai perubahan positif di Timur Tengah.“Sudah saatnya Amerika, di bawah kepemimpinan Anda, mengubah arah kawasan yang bermasalah ini,” kata Pangeran Turki menutup pidatonya. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA