JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyoroti serius kasus pengoplosan beras premium oleh perusahaan besar yang terungkap baru-baru ini.
Titiek menyatakan keprihatinannya dan mendesak penegak hukum menindak tegas pelaku agar memberikan efek jera.
"Prihatin ya, zaman sekarang masih ada yang oplos-oplos, perusahaan besar lagi. Saya rasa harus ditindak supaya ada efek jera," tegas Titiek kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Kasus Beras Oplosan Rugikan Konsumen dan Cederai Petani
Kasus ini mencuat setelah investigasi Kementerian Pertanian mengungkap praktik curang di sejumlah wilayah, di mana beras premium dijual dengan kualitas yang tidak sesuai standar, bahkan dicampur dengan beras medium. Padahal, masyarakat membelinya dengan harga tinggi untuk kualitas terbaik.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai praktik ini sebagai pengkhianatan terhadap petani, konsumen, dan semangat swasembada pangan.
"Kalau diibaratkan, ini seperti membeli emas 24 karat, tapi ternyata hanya emas 18 karat," ujar Amran dalam keterangan resminya, Senin (14/7).