Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SIBOLGA - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, Polres Sibolga terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat di jalan raya. Operasi ini bertujuan menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Pada Rabu (16/07/2025), sebanyak 52 pelanggar lalu lintas ditindak oleh petugas. Rinciannya, 22 pelanggar dikenakan tilang manual, sementara 30 pelanggar lainnya mendapat teguran lisan.
Pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, dengan jumlah 14 pelanggar. Pelanggaran lain yang cukup menonjol adalah:
Mengemudi di bawah umur: 5 pelanggar
Penggunaan knalpot brong: 3 pelanggar
Tilang teguran sebanyak 30 kasus diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan, namun tetap menjadi perhatian petugas demi meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Sibolga, AKP Pennedi Sihotang, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Toba bukan hanya sebatas penindakan, tetapi juga menyasar pada edukasi dan pembinaan.
"Dalam operasi ini, berbagai pelanggaran telah kita tindak, baik melalui teguran lisan maupun tilang manual. Sebagian besar pelanggaran terkait dengan ketidakpatuhan penggunaan helm dan kelengkapan kendaraan, yang sangat membahayakan keselamatan," ujar AKP Pennedi.
Polres Sibolga juga terus menggencarkan sosialisasi tertib berlalu lintas melalui berbagai saluran komunikasi, seperti media sosial, siaran radio, media elektronik, spanduk, dan kegiatan penyuluhan langsung kepada masyarakat.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Sibolga untuk mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama dan kelancaran arus lalu lintas," tambahnya.
Operasi Patuh Toba 2025 akan terus berlangsung hingga waktu yang telah ditentukan. Kepolisian berharap kombinasi antara penindakan tegas dan edukasi berkelanjutan dapat menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sibolga.*
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.