KPK Ungkap “Politik Outsourcing” Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik yang disebut sebagai politik outsourcing dalam kasus yang menjerat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo, menegaskan bahwa inovasi daerah tidak harus selalu berbasis teknologi atau digital.
Menurutnya, esensi utama dari inovasi adalah kemampuannya menjawab persoalan nyata masyarakat dan memberikan manfaat langsung.
"Inovasi itu harus memberikan manfaat, tidak harus digital atau melulu menciptakan aplikasi. Inovasi sebaiknya lahir dari permasalahan lokal yang dihadapi pemerintah daerah," ujar Yusharto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan saat mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) agar mampu menciptakan inovasi berbasis kebutuhan dan permasalahan lokal.
Yusharto mencontohkan Gerakan Sejuta Kotak Umat dari Kabupaten Blora sebagai inovasi sederhana namun berdampak besar. Gerakan tersebut mendorong masyarakat membuat pupuk organik dari limbah peternakan secara komunal. Hasilnya, bukan hanya mengatasi kelangkaan pupuk kimia, tapi juga meningkatkan hasil pertanian dan menambah penghasilan warga.
"Di tahun kedua, mereka berhasil menggantikan 30 persen kebutuhan pupuk bersubsidi. Inilah inovasi yang langsung dirasakan manfaatnya," ungkapnya.
Dorongan Inovasi di Sektor Kesehatan
Tak hanya di bidang pertanian, Yusharto juga menekankan pentingnya inovasi di sektor kesehatan, khususnya dari rumah sakit daerah, puskesmas, dan posyandu. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar yang masih belum tergarap maksimal.
Ia menyoroti pencapaian tenaga medis di sejumlah daerah yang telah menghasilkan produk inovatif dan mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
"Catatan saya, bahkan ada perawat dan dokter yang punya hingga 14 produk inovatif yang terdaftar HAKI. Ini harus terus kita dorong," tegasnya.
Sumut Alami Peningkatan, Tapi Butuh Perkuat Inovasi Nyata
Dalam kesempatan tersebut, Yusharto menyebut kinerja inovasi Sumut pada 2024 mengalami peningkatan. Namun, ia menilai perlu ada penguatan di aspek hasil kreatif, terutama pada jumlah dan kualitas inovasi yang benar-benar diterapkan di lapangan.
"Semua daerah punya permasalahan khas. Dari dinas pertanian, perhubungan, hingga pendidikan. Dan dari sanalah inovasi harus dimulai — dari masalah, bukan dari tren," pungkasnya.*
(at/j006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik yang disebut sebagai politik outsourcing dalam kasus yang menjerat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyatakan telah menerima konfirmasi kehadiran dari para wakil presiden terdahulu dalam
NASIONAL
MEDAN Stadion Teladan Medan berpotensi menggelar pertandingan ASEAN U19 Boys&039 Championship 2026 (Piala AFF U19) tanpa kehadiran p
OLAHRAGA
MEDAN Pelaksanaan Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 2026 di Sumatera Utara dipastikan hanya menggunakan dua stadion, yakni Stad
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menunjuk perantara, calo, maupun pihak
NASIONAL
LAOS Sebanyak lima pria berhasil dievakuasi dari dalam gua yang terendam banjir di Provinsi Xaisomboun, Laos, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Pro
INTERNASIONAL
BANTEN Kawasan Monumen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di AlunAlun Kota Cilegon, Banten, dilakukan penataan ulang oleh Dinas Perumah
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron, menilai pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera diseb
NASIONAL
SOLO Lagu berjudul My Little Bolu Ketan dengan potongan lirik Mas Bahlil Ganteng viral di berbagai platform media sosial. Tidak hanya di
NASIONAL
DELI SERDANG Dua tim peserta Piala AFF U19, yakni Indonesia dan Vietnam, menjalani sesi latihan di Stadion Madya Atletik Sumatera Utara,
OLAHRAGA