Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
JAKARTA – Proses seleksi calon anggota Komisi Yudisial (KY) periode 2025 terus berlanjut.
Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan hasil Seleksi Kualitas, dan sebanyak 42 peserta dinyatakan lolos untuk melaju ke tahapan berikutnya, yakni profile assessment.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Pansel Nomor: 07/PANSEL-KY/07/2025, yang dirilis belum lama ini.
Tahapan profile assessment dijadwalkan berlangsung pada 29 dan 30 Juli 2025.
"Nama-nama yang dinyatakan lolos telah melalui proses seleksi administrasi dan penilaian kualitas. Urutan daftar disusun berdasarkan abjad, tanpa mencantumkan peringkat, karena tahapan selanjutnya akan sangat menentukan," tulis Pansel dalam keterangannya.
Seluruh peserta yang dinyatakan lolos wajib mengikuti tahapan profile assessment sesuai jadwal.
Ketidakhadiran tanpa keterangan akan dianggap mengundurkan diri.
Informasi teknis lebih lanjut akan diumumkan melalui laman resmi www.setneg.go.id dan https://apel.setneg.go.id pada 24 Juli 2025.
Hasil dari tahapan ini direncanakan akan diumumkan pada 13 Agustus 2025, dan keputusan Pansel bersifat final serta tidak dapat diganggu gugat.
Dari 42 nama yang berhasil lolos, beberapa di antaranya cukup dikenal publik dan kalangan hukum.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Mohammad Dawam, sosok yang dikenal memiliki latar belakang akademik dan pengalaman di bidang hukum serta etika.
Selain Dawam, nama-nama lain yang turut lolos antara lain:
- Albertina Ho, hakim perempuan senior yang dikenal publik lewat komitmennya pada integritas hukum.
- Laode M. Syarif, mantan pimpinan KPK yang dikenal vokal soal reformasi hukum.
- Afidal Darmi, akademisi hukum tata negara.
- F. Willem Saija, tokoh dengan pengalaman di bidang advokasi dan HAM.
Komisi Yudisial memiliki peran strategis dalam menjaga integritas dan etika para hakim.
Melalui proses seleksi ini, publik berharap akan terpilih sosok-sosok yang mampu mengemban amanah sebagai pengawal etika peradilan dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi.
Seleksi anggota KY menjadi bagian dari ikhtiar reformasi sistem peradilan, di mana integritas personal dan kapasitas profesional menjadi pertimbangan utama.*
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA