Kak Na Hadiri Buka Puasa Bersama Gekrafs Aceh, Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif
BANDA ACEH Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh, Marlina Muzakir, mendorong generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi Kre
EKONOMI
TAPTENG - Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menerima kunjungan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara di Ruang Rapat Garuda, Kantor Bupati Tapanuli Tengah. Kunjungan ini menjadi momentum sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi lingkungan dalam menjaga dan melestarikan ekosistem alam Tapanuli Tengah, baik di darat maupun laut.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Tengah, Erniwati Batubara, Bupati Masinton menyampaikan keinginannya menjadikan WALHI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
"Kita sudah satu frekuensi ini, kita sejalan. Makanya kita perlu jadi partner untuk menjaga ekosistem alam, baik itu di darat maupun di laut. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan sungguh-sungguh membangun daerah ini. Semua akan ditata dengan baik," tegas Bupati.
Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan memanggil dan mengevaluasi izin perusahaan-perusahaan yang dinilai merusak lingkungan atau tidak berpihak kepada masyarakat.
"Ada perusahaan yang masuk ke wilayah hutan tanpa memperhatikan dampaknya. Bahkan, beberapa belum juga membangun plasma untuk masyarakat. Ada juga yang merusak kawasan mangrove. Kami sudah mengambil tindakan. Ini tidak bisa dibiarkan," lanjutnya.
Bupati juga mengajak WALHI dan aktivis lingkungan lainnya untuk memberikan advokasi dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan penebangan liar (illegal logging), tetapi beralih ke pemanfaatan hasil hutan non-kayu sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Eksekutif WALHI Sumatera Utara, Rianda Purba, menegaskan bahwa WALHI memiliki perhatian khusus terhadap ekosistem Harangan Tapanuli atau Batang Toru, yang juga mencakup wilayah Tapanuli Tengah.
"Ekosistem ini semakin terancam akibat pembukaan lahan sawit dan usaha lainnya. Kami menyadari masyarakat masih bergantung pada hutan untuk ekonomi, tapi pendekatannya harus berubah. Kami ingin pemerintah dan masyarakat bersama-sama mendorong perlindungan ekosistem ini," ujar Rianda.
WALHI menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pemerintah daerah dalam perlindungan ekosistem melalui penguatan masyarakat dan advokasi lingkungan.*
BANDA ACEH Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh, Marlina Muzakir, mendorong generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi Kre
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menggelar kegiatan Iftar Jama&039i atau buka puasa bersama yang dihadiri pengurus dan wa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komi
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas. Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelur
PERISTIWA
PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas. Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelur
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa mereka tidak memiliki kewajiban untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan p
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
MEDAN Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan telah mencapai leb
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri setelah sebula
AGAMA