37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
JAKARTA — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tabagsel Raya (AMTARA) menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Rabu (30/7).
Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap dugaan perampasan tanah adat dan kerusakan lingkungan di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Sumatera Utara.
Dalam orasinya, para mahasiswa menuntut kehadiran negara untuk menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak masyarakat adat yang selama ini dinilai terpinggirkan oleh kepentingan industri.
Empat Tuntutan AMTARA untuk KLHK
Melalui pernyataan resmi, AMTARA menyampaikan empat poin tuntutan kepada KLHK, yakni:
- Pencabutan izin konsesi perusahaan kehutanan, terutama PT Toba Pulp Lestari (TPL), yang diduga merusak tanah adat di Tabagsel;
- Audit menyeluruh terhadap seluruh izin Hutan Tanaman Industri (HTI) di wilayah Tabagsel;
- Pembukaan ruang dialog resmi antara KLHK dan masyarakat adat Tabagsel;
- Penghentian intimidasi dan kriminalisasi terhadap masyarakat adat yang mempertahankan wilayah adatnya.
Koordinator lapangan aksi, Benny Hasibuan, menegaskan bahwa perjuangan ini dilandasi oleh keresahan nyata masyarakat di kampung halaman mereka.
"Rakyat yang menjaga hutannya justru mendapat tekanan. Pemerintah harus hadir secara adil, bukan berpihak kepada kepentingan korporasi," ujar Benny.
Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan dalam aksi ini adalah PT Toba Pulp Lestari (TPL).
AMTARA menilai ekspansi perusahaan tersebut telah berdampak buruk pada ekosistem hutan adat serta mengancam ruang hidup masyarakat setempat.
Wilayah-wilayah seperti Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara disebut mengalami deforestasi dan pencemaran, serta munculnya konflik horizontal antara masyarakat adat dan aparat keamanan perusahaan.
"Hutan itu bukan sekadar lahan industri. Itu ruang hidup kami," seru salah satu orator aksi.
Merespons aksi tersebut, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KLHK, Krisdianto, S.Hut., M.Sc., Ph.D, menyampaikan bahwa laporan dari mahasiswa AMTARA akan menjadi perhatian kementerian.
"Kami menyambut baik masukan dari teman-teman mahasiswa dan akan menurunkan tim investigasi ke lapangan," ujar Krisdianto.
KLHK berkomitmen untuk memastikan bahwa pengelolaan hutan dan konsesi dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap menjaga keadilan bagi masyarakat lokal.
"Jika ada pelanggaran dalam proses perizinan maupun operasional, tentu akan kami tindak sesuai peraturan," tambahnya.
Aksi AMTARA ditutup dengan seruan agar negara hadir dan berpihak pada masyarakat adat, bukan hanya pada kepentingan investasi.
"Kami ingin negara menjadi pelindung, bukan penonton. Hutan kami bukan untuk dijual, tapi untuk diwariskan," pungkas Benny.
Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan dari aparat keamanan.
Para mahasiswa membentangkan poster dan spanduk, serta menyampaikan aspirasi dengan semangat dan tertib.*
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN