Mualem Ungkap Lima Persoalan Krusial di Aceh, dari Tambang Ilegal hingga LGBT
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memaparkan lima persoalan yang dinilai menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh saat memi
PEMERINTAHAN
MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa Kota Medan dan sekitarnya telah memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, dan petir.
Hal ini disampaikan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Nensy Nindy, saat dikonfirmasi oleh media pada Jumat (15/8/2025).
"Untuk sekarang ini, wilayah Kota Medan sudah masuk ke musim peralihan dari panas ke hujan," ujar Nensy.
Puncak Musim Hujan Diprediksi Terjadi September 2025
BMKG memprediksi bahwa puncak musim hujan kedua di Kota Medan akan terjadi pada bulan September 2025, dengan intensitas hujan yang meningkat secara signifikan.
"Secara statistik, puncak musim hujan kedua di Kota Medan terjadi di bulan September," ungkap Nensy.
Awan Konvektif Jadi Pemicu Hujan Lebat
Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh pertumbuhan awan konvektif yang masif, dipicu oleh fenomena konvergensi angin di wilayah Medan dan sekitarnya.
"Dari analisis angin, terdapat daerah pertemuan angin atau konvergensi di Medan. Di wilayah tersebut terbentuk banyak awan, termasuk awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang," jelas Nensy.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, khususnya terhadap perubahan cuaca mendadak yang umum terjadi pada masa transisi musim.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika berada di luar ruangan, mengingat potensi hujan lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang sangat mungkin terjadi selama peralihan musim ini," pungkas Nensy.*
(ms/j006)
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memaparkan lima persoalan yang dinilai menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh saat memi
PEMERINTAHAN
MEDAN Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan menyatakan hasil investigasi internal menyimpulkan bahwa meninggalnya Genial Gavens
PERISTIWA
MEDAN Ahli hukum pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Mahmud Mulyadi, menegaskan bahwa sengketa yang masih berada dal
HUKUM DAN KRIMINAL
BLANGKEJEREN Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, Aceh, dr. H. Nevirizal M.Kes., M.H., resmi mengundurkan diri d
NASIONAL
MEDAN Langkah Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumatera Utara sebelum agenda
POLITIK
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebag
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ace
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui ajang INJournal Ch
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) meminta pihak yang menemukan dugaan pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan program Ma
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anak ketiga mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Tribrata Putra Sambo, resmi menyandang status sebagai perwira Kepolisian Repu
NASIONAL